Sabtu, 12 Juli 2014

HOKI KU



BAB I
PENDAHULUAN

1.Latar Belakang
Arti olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmantetapi juga rohani. Lalu apa fungsi aktivitas yang satu ini? Utamanya olahraga berfungsi untuk menyehatkan badan dan memastikan organ tubuh masih sehat.
            Hoki telah menjadi olahraga populer layaknya permaianan sepakbola. Semula bermain hoki seperti  bermain sepak bola dengan doktrinnya- secepatnya mengoper bola, sesedikit mungkin menggiring bola, cari jalan secepat mungkin ke gawang lawan. Hal ini menghasilkan suatu gaya permainan yang cepat yang seperlunya, bahkan terkadang bagaikan mesin, dilengkapi berbagai system permainan. Di Indonesia olahraga hoki masih perlu disosialisasikan secara luas agar setiap daerah ada perwakilan untuk mengikuti kejuaraan seperti Pekan Olahraga Nasional. Hoki merupakan salah satu cabang yang sipertandingkan dalam olimpiade.

2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana perkembangan olahraga hoki?
2. Bagaimana peraturan permaianan hoki yang sesungguhnya?
3. Sarana dan Prasarana seperti apakah yang dibutuhkan untuk bermain hoki?
3. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui
1.Untuk mengetahui sejarah perkembangan permainan hoki
2. Untuk mengetahui peraturan dalam olahraga hoki field(lapangan)
3. Untuk mengetahui sarana dan prasarana yang digunakan dalam permainan hoki
4. Metode Penulisan
            Makalah ini disusun dengan melakukan studi pustaka dari berbagai referensi dan internet.

BAB II
PEMBAHASAN
1.Sejarah Permainan Hoki
Olahraga permainan Hockey ada dua sumber asal-usul, yaitu Persia Kuno dan Mesir Kuno. Seperti diketahui, hoki adalah suatu permainan yang dimainkan antara dua regu yang setiap pemainnya memegang sebuah tongkat bengkok yang disebut stick  (stick) untuk menggerakkan sebuah bola. Relief adegan permainanan stik dengan bola ini terdapat pada tembok kuburan di Lembah Raja dekat Bani Hasan di Mesir Kuno. Memang di berbagai tempat terpencil di Mesir masa kini, permainan kuno ini masih dimainkan, dengan stik dari pelapah palem dan bola keras. Namanya pun mirip, yaitu hoksa. Dari Mesir, hoksa menyebar ke suku Arab dan bagian lain Afrika Utara, serta mungkin melalui Kreta ke Yunani. Suku Arab menyebutnya dahwa dan dimainkan dengan bola kayu. Suku Bahuka di Afrika menyebutnya thepu dan dimainkan dengan bola karet.
Sejarah rupanya menghendaki England mendapat kehormatan sebagai tempat lahirnya hoki modern. Pada tahun 1800 sebuah almanak mencatat adanya permainan ini dan namanya  pun sudah hockey. Mungkin berasal dari kata hook (bagian bengkok stick). Tahun 1886 terbentuk induk organisasi hoki pertama, yaitu di England, English Hockey Association. Sementara itu sejak sekitar tahun 1890 hoki menyebar ke daratan Eropa. Tiap Negara menyusun peraturan permainan nasionalnya sendiri, walaupuin intinya diambnil dari peraturan permainan IHB tersebut.
Hoki lapangan, disingkat Hoki, sudah dimainkan di Indonesia sebelum perang dunia kedua. Dibawa oleh bangsa Belanda, mungkin sekitar tahun 1920 – 1925. Semula para kolonis yang gemar hoki mendirikan klub dan kemudian hoki berkembang secar khusus di kalangan bangsa Belanda dan Eropa serta segelintir bangsa sendiri yang beruntung diperkenankan ikut. Kemudian hoki di ajarkan di SMA yang banyak murid Belandanya (CAS, LYCEUM), kemudian juga di HBS yang ada murid pribuminya dan HIK yang memang untuk pribumi.Harus diakui bahwa sampai  saat ini, masa 1950 – 1955 merupakan puncak kepopuleran hoki di Indonesia, dilihat dari jumlah penggemar dan jumlah lapangan hokinya. Diajarkannya hoki di sejumlah SMU tersebut di atas yang ini lebih banyak di tempati siswa Indonesia, merupakan persemaian bibit bagi perkemnbangan klub hoki. Selain itu karena hoki sudah mulai populer dan harga alat hoki terjangkau oleh kemampuan daya beli mahasiswa dan pelajar, umumnya pemain hoki yang sudah main membeli sendiri stik, disamping disediakanya sejumlah stik oleh klub untuk anggota yang baru mulai belajar hoki.
Hoki berkembang dengan cepat di perguruan tinggi karena murid tamatan SMU, tempat hoki dimainkan, melanjutkan mempopulerkan kegemaran sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di masing-masing, dan peralatannya pun disediakan.Kebangkitan hoki kembali pada tahun 1939,atar prakarsa iskandar simanjuntak yg mendirikan perkumpulan hoki andalas di medan, yg anggotanya terdiri dr guru2 dan siswa mulo joshua institut medan. Seiring dg proklamasi kemerdekaan republik Indonesia, tahun 45 organisasi olahraga hoki pun di proklamirkan atas prakarsa tokoh olahraga, yaitu Yusuf Ismail, Padmo,Sumasto,s. Asikin,mendirikan induk organisasi di indonesia dg nama persatuan hoki seluruh indonesia yg disingkat PHSI.berbagai upaya telah di lalukan agar PHSI dapat berkiprah dlm dunia internasional.
Jenis permainan hoki sendiri dibagi dalam beberapa jenis, yaitu :
1.      Hoki lapangan (field hockey)
2.       Hoki ruangan (indoor hockey)
3.      Hoki es (ice hockey)
2. Peraturan Permaianan hoki field (lapangan)
2.1 Komposisi Seluruh Tim
a.       Komposisi seluruh tim antara lain :
      Maksimun 11 pemain dalam setiap tim yang bertanding selama pertandingan
          Setiap tim mempunyai seorang penjaga gawang dalam lapangan atau bermain hanya dengan pemain lapangan (field player)
b.      Setiap tim boleh bermain dengan :
        Penjaga gawang dengan hak istimewa menjaga gawang dengan mengenakan peralatan pelindungan yang lengkap yang terdirinya sekurang-kurangnya perlindungan kepala (headgear), perlindungan kaki menjaga gawang (legguard) dan pelindungan telapak kaki penjaga gawang (kicker) dan kaos dengan warna yang berbeda-beda.
          Penjaga gawang dengan hak istimewa menjaga gawang dengan hanya mengenakan perlindungan kepala (headgear) dan kaos dengan warna yang berbeda-beda.
          Hanya pemain lapangan (field player) dan tidak ada permainan dengan hak istimewa menjaga gawang dengan ada satu permainan pun yang mengenakan perlindungan kepala atau kaos dengan warna yang berbeda-beda
          Tim boleh mengganti antara pilihan-pilihan tersebut dalam melakukan pergantian
           Setiap tim diperbolehkan untuk mengganti pemainnya sendiri yang tidak ada dilapangan
c Pergantian diperbolehkan setiap saat kecuali pada saat dimulainya       penalti corner (penalty corner) sampai dengan selesai, selama waktu tersebut, pergantian pemain hanya diperbolehkan untuk penjaga gawang petahan yang cedera atau dilarang bermain.
d.      Tidak ada pembatasan jumlah pemain yannng diperoleh untuk mengganti pada saat yang bersamaan atau beberapa kali pemain tersebut diperolehkan untuk menggantikan dan digantikan.
e.       Pegantian pemain hanya diperbolehkan yang digantikan telah meninggalkan lapangan
f.       Pergantian pemain tidak diperbolehkan untuk pemain yang sedang dilarang bermain
g.      Setelah menyelesaikan waktu larangan bermain, pemain tersebut diperbolehkan untuk digantikan tanpa harus telebih dahulu kembali kelapangan
h.      Seluruh pemain lapangan (field player) harus meninggalkan atau memasukan lapangan untuk tujuan pergantian dalam jarak 3 m dari garis tengah (center line) disatu sisi lapangan yang telah disepakati oleh seluruh wasit.
i.        Seluruh penjaga gawang diperbolehkan untuk meninggalkan dan memasuki lapangan untuk proses pergantian didekat gawang yang mereka jaga.
j.        Waktu pertandingan diberhentikan hanya untuk proses pergantian penjaga gawang yang menggunakan peralatan pelindung yang lengkap tetapi tidak untuk prose pergantian yang lain.
          Untuk tujuan pergantian pemain, penalti corner (penalty corner) berakir ketika :
a.       Terjadinya gol
b.      Penyerang melakukan pelanggaran
c.       Bola melintas keluar lebih dari dari 5 m dari daerah circle
d.      Bola melintas keluar dari daerah circle untuk yang kedua kalinya
e.       Bola dimainkan melewati garis belakang (back line) dan tidak dimerikan penalti corner (penalty corner)
f.       Pemain bertahan melakukan kesalahan dan penalti corner (penalty corner) yang lain tidak di berikan
g.      Diberikannya penalti stroke ( penalty stroke)
h.      Diberikannya bully
Jika diberikannya lagi penalti corner, pergantian pemain tidak boleh dilaksanakan sampai dengan penalti corner tersebut telah selesai
         Seluruh pemain lapangan (Field Player) yang meninggalkan lapangan untuk keperluan perawatan cedera, penyegaran diri, untuk mengganti peralatan atau untuk beberapa aslasan lainnya selain untuk pergantian pemain diperbolehkan untuk kembali memasuki lapangan diantara daerah 23 meter
          Tidak ada seorangpun selain seluruh pemain lapangan (Field Player), seluruh penjaga gawang  dan seluruh wasit yang diperbolehkan berada dilapangan pertandingan tanpa ijin dari wasit yang bertugas
         Seluruh pemain yang berada didalam dan diluar lapangan pertandingan berada dibawah wewenang seluruh wasit termasuk pada masa istirahat / pada waktu (Halt-Time).
         Pemain yang cedera atau mengalami pendaharahan harus meninggalkan lapangan pertandingan kecuali adanya alasan medis yang mencegah hal tersebut dan tidak boleh kembali lagi ke lapangan pertandingan sebelum lukanya benar-benar telah tertutup seluruh pemain tidak boleh menggunakan pakaian / Costum yang ternoda darah
2.2 Pertandingan Dan Hasil
          Pertandingan terdiri dari 2 babak masing-masing selama 35 menit dan masa istirahat/paruh waktu selama 5 menit
          Tim yang paling banyak menciptakan gol menjadi pemenangnya: jika tidak ada gol yang diciptakan atau jika kedua tim menciptakan gol yang sama dengan jumlah yang sama, pertandingan dinyatakan seri
2.3 Mulai dan dimulainya kembali pertandingan
          Sebuah koin diundi, tim yang menang undian dapat memilih posisi gawang untuk menyerang dibabak pertama dari pertandingan tersebut, jika tim yang menang undian memilih posisi gawang untuk menyerang di babak pertama dari pertandingan tersebut
          Pergantian arah pemain pada babak kedua pertandingan
          Pukulan tengah (center pass) dilakukan untuk memulai pertandingan yang dilakukan oleh seorang pemain dari tim yang menang undian untuk memulai kembali pertandingan semasa istirahat, oleh seorang pemain dari tim yang tidak melakukan pukulan tengan (center pass) untuk memulai pertandingan dan setelah terjadinya gol oleh pemain dari tim lawan yang kemasukan/diberikan gol
          Pada saat pelaksanaan pukulan tengah (center pass) yaitu dilaksanakan ditengah lapangan, diperbolehkan untuk memaikan bola kesegala arah, semua pemain selain pemain yang melakukan pukulan tengah (center pass) harus berada di sisi tengah bagian lapangan yang termasuk gawang
          Bully dilakukan untuk memulai kembali suatu pertandingan ketika waktu atau pemain telah diberhentikan karena terjadinya kecelakaan atau alasan lain dan tidak dikenakan penalti / hukuman
          Pukulan bebas (free hit) yang di lakukan oleh petahan dalam jarak 15meter di depan bagian tengah garis gawang (goal line) untuk memulai kembali pertandingan ketika penalti stroke telah di slesaikan dan tidak ada gol yang telah di ciptakan atau di berikan.
2.4 Tata Cara Bermain ; Pemain
        Lapangan tidak lebih dari sebelas orang setiap tim pada saat bersamaan,seluruh pemain yang ada di dalam lapangan harus memegang stick masing-masing dan tidak menggunakannya untuk cara yang berbahaya.
        Seluruh pemaintidak boleh memegang atau menyentuh dan menggangu pemain lainnya atau stick mereka dan pakaian mereka
        Seluruh pemain tidak boleh menakutnakuti dan menghalangi pemain lain
        Seluruh pemain tidak di perkenakan memainkan bola dengan bagian belakang stick
        Seluruh pemain tidak boleh menggunakan bagian apapun dari stick ketika bola berada lebih tinggi dari bahu kecuali untuk petahan yang menghentikan atau membelokan arah (deflect) pukulan ke arah gawang untuk ketinggian apapun
        Seluruh pemain tidak boleh memainkan bola dengan cara yang berbahaya atau dengan suatu cara yang dapat mengarah pada permainan yang berbahaya
        Seluruh pemain tidak boleh dengan sengaja mengangkat bola dengan melakukan gerakan memukul (hit) kecuali melakukan pukulan ke arah gawang
        Seluruh pemain tidak boleh mendekat sampai dengan jarak 5 meter dari lawan yang sedang menerima bola naik yang akan mendarat, sampai akhirnya bola tersebut telah diterima, terkontrol dan berada diatas permukaan lapangan.
        Seluruh pemain lapangan (field player) tidak boleh menghentikan, menendang, mendorong, menngambil, melempar atau membawa bola dengan mengunakan bagian apapun dari badan mereka.
        Seluruh pemain tidak boleh menghalangi lawan yang sedang berusaha untuk memainkan bola.
        Seluruh pemain tidak boleh melakukan gerakan menghadang (tackle) kecuali dalam posisi memainkan bola tanpa melakukan kontak badan.
        Seluruh pemain tidak boleh dengan sengaja memasuki gawang yang sedang dijaga oleh lawan mereka atau berlari ke belakang gawang.
        Seluruh pemain tidak boleh memaksa lawan untuk melakukan kesalahan.
        Seluruh pemain tidak boleh mengganti tongkat pemukul pada saat diberikannya dan sampai diselesaikannya penalty corner kecuali apabila stick tersebut sudah tidak lagi meemenuhi spesifikasi tongkat pemukul
        Seluruh pemain tidak boleh melempar benda apapun atau peralatan ke arah lapangan, ke arah boal, ke arah pemain lainnya, wasit atau orang lain.
        Seluruh pemain tidak boleh menunda permainan demi untuk mendapatkan keuntungan karena terbuangnya waktu

2.5 Hukuman :
       Keuntungan : Ulurkan satu lengan setinggi-tingginya dari bahu kearah tim yang mendapatkan  keuntungan
        Pukulan bebas : Tunjukan arah dengan satu lengan secara horizontal
       Pukulan bebas sampai dengan 10 meter : Ulurkan satu lengan secara pertikal dengan mengepalkan jari
       Penalti Corner : Kedua belah tangan menunjuk secara horizontal ke arah gawang
       Penalti stroke : Arahkan satu lengan ke arah titik pinalti stroke dan lengan yang lain diarahkan ke atas, signal atau tanda ini juga menunjukan bahwa waktu diberhentika
3.Sarana dan Prasarana Olahraga Hoki
Lapangan permainan berbentuk empat persegi panjang, dengan panjang 91,40 meter dibatasi oleh garis-samping (side-line) dan dengan lebar 55,00 meter dibatasi oleh garis-belakang (back-line). Permukaan lapangan permainan harus berlanjut (untuk membuat daerah “lari” (“run off”) dengan minimum 2 meter dari garis-belakang [back- line] dan 1 meter dari garis-samping [side-line] dengan tambahan tanpa halangan 1 meter dari setiap hitungan diatas (jadi total 3 meter di belakang lapangan dan 2 meter di setiap sisi lapangan). Ini adalah persyaratan minimum dengan masing-masing rekomendasi daerah adalah 4 tambah 1 meter dan 3 tambah 1 meter (jadi total 5 meter di belakang lapangan dan 4 meter di setiap sisi lapangan). 
Seluruh garis dan tanda lainnya : 
a. garis-samping (side-line) : garis batas sepanjang 91,40 meter 
b. garis-belakang [back-line] : garis batas sepanjang 55,00 meter 
c. garis-gawang [goal-line] : bagian dari garis-belakang [back-line] diantara tianggawang [goal-post] 
d. garis-tengah [centre-line] : melintang di tengah-tengah lapangan; 
e. seluruh garis 22,90 meter melintang di lapangan sepanjang 22,90 meter dari setiap garis-belakang [back-line] sebagaimana di ukur di antara sisi terjauh dari setiap garis 
f. seluruh garis sepanjang 300 mm yang ditandai di luar lapangan pada setiap garis samping [side-line] dengan sisi yang lebih jauh dari garis tersebut berjarak 14,63 meter dari dan paralel terhadap sisi bagian luar dari garis-belakang [back-line] 
g. seluruh garis sepanjang 300 mm yang ditandai di luar lapangan pada setiap garis samping [side-line] dengan sisi yang lebih jauh dari garis tersebut berjarak 5 meter dari dan paralel terhadap sisi bagian luar dari garis-belakang [back-line] 
h. seluruh garis sepanjang 300 mm yang ditandai di luar lapangan pada setiap garis belakang [back-line] pada kedua sisi gawang pada jarak 5 meter dan 10 meter dari sisi bagian luar dari tiang gawang [goal-post] terdekat, sebagaimana diukur diantara sisi terjauh dari setiap garis 
i. seluruh garis sepanjang 150 mm yang ditandai di luar lapangan pada setiap garis- belakang [back-line] pada jarak 1,83 meter dari tengah garis-belakang [back-line], diukur diantara sisi terdekat dari seluruh garis tersebut 
j. seluruh titik penalti [penatly spot] dengan diameter 150 mm ditandai di depan dari tengah bagian gawang dengan jarak 6,40 meter dari tengah titik penalti [penalty spot] ke sisi bagian dalam dari garis-gawang [goal-line]. 
Seluruh circle : 
- seluruh garis sepanjang 3,66 meter dan paralel terhadap garis-belakang [back- line] ditandai di dalam lapangan dan sejajar dengan bagian tengah dari garis- belakang [back-line]; jarak dari sisi bagian luar dari garis sepanjang 3.66 meter ke sisi bagian luar garis-belakang [back-line] adalah 14.63 meter 
-seluruh garis ini terus berlanjut dalam lengkungan yang tidak putus di kedua arah yang kemudian bertemu di garis-belakang [back-line] dalam bentuk seperempat circle dengan bagian tengah dari sudut depan bagian dalam tiang gawang [goal- post] yang terdekat 
- seluruh garis sepanjang 3,66 meter dan lengkungan disebut sebagai garis circle [circle-line]; seluruh ruang yang dilingkupi oleh seluruh garis tersebut, termasuk seluruh garis tersebut, disebut circle 
- seluruh garis putus-putus [broken line] ditandai dengan sisi bagian luarnya berjarak 5 meter dari sisi bagian luar setiap garis circle [circle-line]; setiap garis putus-putus [broken line] diawali dengan bagian yang penuh [solid section] di bagian tengah atas garis circle [circle-line] dan setiap bagian yang penuh [solid section] tersebut mempunyai panjang 300 mm dengan jarak renggang antara bagian yang penuh [solid section] sepanjang 3 meter dalam tiang gawang [goal-post] adalah 3,66 meter dan jarak dari sisi bagian terendah tiang silang [cross-bar] ke permukaan lapangan adalah 2,14 meter .
Ruang diluar lapangan, dibelakang tiang gawang [goal-post] dan tiang silang [cross-bar] dan dilingkupi oleh jaring, papan samping [side-board] dan papan belakang [backboard] adalah lebar minimum 0,90 meter dari tiang silang [cross-bar] dan lebar minimum 1,20 meter dari permukaan lapangan 
Jaring dibuat oleh tali yang dirajut bercelah tidak lebih dari 150 mm ukuran maksimum mata jaring adalah 45 mm

Alat yang dipakai saat permainan antara lain, pemukul (stick), bola, dan pelindung tubuh (body protecter). 
1). Pemukul (stick) 
Berat sebuah stick mempunyai batasan tertentu. Beratnya tidak boleh kurang dari 12 ounces dan tidak melebihi 23 ounces untuk wanita dan 28 ounces untuk Pria. Stick tersebut mempunyai bagian permukaan yang rata (flat face) di sebelah kirinya, permukaan dari stick di sebelah kiri hingg sampai tempat pegangan (handle). Kepala dari stick yang berada di sebelah bawah dari sambungan kurang lebih ditengah batang stick haruslah terbuat dari kayu. Stick tersebut tidak boleh dilekatkan, disambung atau dimasukkan logam atau sejenisnya, demikian pula tidak dibenarkan adanya benda yang tajam atau benda-benda lain yang dapat membahayakan. Ujung stick tersebut haruslah berbentuk lengkung. Stick pemain yang biasa digunakan terbuat dari fibber, ada juga yang terbuat dari kayu, dan bentuknya pun akan berbeda.
2). Bola
- berbentuk bundar 
- mempunyai keliling antara 224 mm dan 235 mm 
- berat antara 156 gram dan 163 gram 
- dibuat dari bahan apapun dan berwarna putih (atau warna yang disetujui yang 
- kontras dengan permukaan lapangan) 
- keras dengan permukaan yang halus tetapi diperbolehkan ada bagian yang tidak rata 
- Berat bola tersebut sekurang-kurangnya minimum 5,5 ounces dan maksimum 5,75 ounces. Lingkaran 8 13/16 in. Minimum, 9 ¾ maksimum Berat ; 5,50 oz minimum, 5,75 maksimum 

3). Perlengkapan Penjaga Gawang
Pelindung tangan [Hand protector] 
pelindung kaki penjaga gawang [legguard] : masing-masing memiliki lebar  maksimum 300 mm pada saat dikenakan di kaki penjaga gawang 
Tidak boleh memiliki tambahan yang menungkinkan untuk tetap menahan tongkat 
Masing-masing memiliki lebar maksimum 228 dan panjang maksimum 355 mm 
pada saat dibaringkan secara mendatar dengan permukaan tangan menghadap keatas. 
Shin Guards atau Pelindung kaki
Pelindung kaki Hoockey Berbeda dengan pelindung kaki sepak bola.
Shin guards hockey bentuknya lebih panjang, dari mata kaki hingga bawah lutut.
hal ini bertujuan untuk melindungi seluruh bagian bagian kaki pemain dari Bola Yang keras
Gum Sheeld atau pelindung gigi
Gum sheeld digunakan bertujuan untuk melindungi gigi dari terjangan bola yang keras
Gloves
Gloves digunakan untuk melindungi tangan dan juga untuk mempererat genggaman pada stic
          
BAB III
PENUTUP

1.Kesimpulan
 Olahraga hockeymerupakan jenis cabang permainan dalam lapangan yang tidak terlalu besar tetapitetap memiliki tata aturan tersendiri, dari segi formasi dan nama formasi hampir sama dengan sepakbola. Dan olahraga hockey ini tidak terpaku dalam satulapangan saja, olahraga ini dpat dilakukan diluar ruangan, dalam ruangan maupundalam bentuk es yang padat sekalipun.
Hoki dilakukan oleh 2 regu tiap regunya terdiri dari 11 orang pemain dengan salah satunya menjadi penjaga gawang yang juga mempunyai hak istimewa menjaga gawang dengan mengenakan peralatan pelindungan yang lengkap yang terdirinya sekurang-kurangnya perlindungan kepala (headgear), perlindungan kaki menjaga gawang (legguard) dan pelindungan telapak kaki penjaga gawang (kicker) dan kaos dengan warna yang berbeda-beda. Permainan hoki terdiri dari 2 babak masing-masing selama 35 menit dan masa istirahat/paruh waktu selama 5 menit
2.Saran
Unttuk mempromosikan oolahraga hoki sebaiknya pemerintah mendukung untuk mengadakan sarpras yang memadai dan mensosialisasikan olahraga hoki khususnya pada para pelajar