BAB I
PENDAHULUAN
1.Latar
Belakang
Arti olahraga adalah
aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmantetapi juga
rohani. Lalu apa fungsi aktivitas yang satu ini? Utamanya olahraga berfungsi
untuk menyehatkan badan dan memastikan organ tubuh masih sehat.
Hoki
telah menjadi olahraga populer layaknya permaianan sepakbola. Semula bermain
hoki seperti bermain sepak bola dengan
doktrinnya- secepatnya mengoper bola, sesedikit mungkin menggiring bola, cari
jalan secepat mungkin ke gawang lawan. Hal ini menghasilkan suatu gaya
permainan yang cepat yang seperlunya, bahkan terkadang bagaikan mesin,
dilengkapi berbagai system permainan. Di Indonesia olahraga hoki masih perlu
disosialisasikan secara luas agar setiap daerah ada perwakilan untuk mengikuti
kejuaraan seperti Pekan Olahraga Nasional. Hoki merupakan salah satu cabang
yang sipertandingkan dalam olimpiade.
2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana perkembangan olahraga hoki?
2. Bagaimana peraturan permaianan hoki yang
sesungguhnya?
3. Sarana dan Prasarana seperti apakah yang dibutuhkan
untuk bermain hoki?
3. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui
1.Untuk mengetahui sejarah perkembangan permainan hoki
2. Untuk mengetahui peraturan dalam olahraga hoki
field(lapangan)
3. Untuk mengetahui sarana dan prasarana yang
digunakan dalam permainan hoki
4. Metode Penulisan Makalah ini disusun dengan melakukan studi pustaka dari berbagai referensi dan internet.
BAB II
PEMBAHASAN
1.Sejarah Permainan Hoki
Olahraga permainan Hockey ada dua
sumber asal-usul, yaitu Persia Kuno dan Mesir Kuno. Seperti diketahui, hoki
adalah suatu permainan yang dimainkan antara dua regu yang setiap pemainnya
memegang sebuah tongkat bengkok yang disebut stick (stick) untuk
menggerakkan sebuah bola. Relief adegan permainanan stik dengan bola ini
terdapat pada tembok kuburan di Lembah Raja dekat Bani Hasan di Mesir Kuno.
Memang di berbagai tempat terpencil di Mesir masa kini, permainan kuno ini
masih dimainkan, dengan stik dari pelapah palem dan bola keras. Namanya pun
mirip, yaitu hoksa. Dari Mesir, hoksa menyebar ke suku Arab dan bagian
lain Afrika Utara, serta mungkin melalui Kreta ke Yunani. Suku Arab menyebutnya
dahwa dan dimainkan dengan bola kayu. Suku Bahuka di Afrika menyebutnya thepu
dan dimainkan dengan bola karet.
Sejarah rupanya menghendaki England
mendapat kehormatan sebagai tempat lahirnya hoki modern. Pada tahun 1800 sebuah
almanak mencatat adanya permainan ini dan namanya pun sudah hockey.
Mungkin berasal dari kata hook (bagian bengkok stick). Tahun 1886 terbentuk
induk organisasi hoki pertama, yaitu di England, English Hockey Association.
Sementara itu sejak sekitar tahun 1890 hoki menyebar ke daratan Eropa. Tiap
Negara menyusun peraturan permainan nasionalnya sendiri, walaupuin intinya
diambnil dari peraturan permainan IHB tersebut.
Hoki lapangan, disingkat Hoki, sudah
dimainkan di Indonesia sebelum perang dunia kedua. Dibawa oleh bangsa Belanda,
mungkin sekitar tahun 1920 – 1925. Semula para kolonis yang gemar hoki
mendirikan klub dan kemudian hoki berkembang secar khusus di kalangan bangsa
Belanda dan Eropa serta segelintir bangsa sendiri yang beruntung diperkenankan
ikut. Kemudian hoki di ajarkan di SMA yang banyak murid Belandanya (CAS,
LYCEUM), kemudian juga di HBS yang ada murid pribuminya dan HIK yang memang
untuk pribumi.Harus diakui bahwa sampai saat ini, masa 1950 – 1955
merupakan puncak kepopuleran hoki di Indonesia, dilihat dari jumlah penggemar
dan jumlah lapangan hokinya. Diajarkannya hoki di sejumlah SMU tersebut di atas
yang ini lebih banyak di tempati siswa Indonesia, merupakan persemaian bibit
bagi perkemnbangan klub hoki. Selain itu karena hoki sudah mulai populer
dan harga alat hoki terjangkau oleh kemampuan daya beli mahasiswa dan pelajar,
umumnya pemain hoki yang sudah main membeli sendiri stik, disamping
disediakanya sejumlah stik oleh klub untuk anggota yang baru mulai belajar
hoki.
Hoki berkembang dengan cepat di
perguruan tinggi karena murid tamatan SMU, tempat hoki dimainkan, melanjutkan
mempopulerkan kegemaran sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di masing-masing,
dan peralatannya pun disediakan.Kebangkitan hoki kembali pada tahun 1939,atar
prakarsa iskandar simanjuntak yg mendirikan perkumpulan hoki andalas di medan,
yg anggotanya terdiri dr guru2 dan siswa mulo joshua institut medan. Seiring dg
proklamasi kemerdekaan republik Indonesia, tahun 45 organisasi olahraga hoki
pun di proklamirkan atas prakarsa tokoh olahraga, yaitu Yusuf Ismail, Padmo,Sumasto,s.
Asikin,mendirikan induk organisasi di indonesia dg nama persatuan hoki seluruh
indonesia yg disingkat PHSI.berbagai upaya telah di lalukan agar PHSI dapat
berkiprah dlm dunia internasional.
Jenis
permainan hoki sendiri dibagi dalam beberapa jenis, yaitu :
1.
Hoki lapangan (field hockey)
2.
Hoki ruangan (indoor hockey)
3.
Hoki es (ice hockey)
2. Peraturan Permaianan hoki field
(lapangan)
2.1 Komposisi Seluruh Tim
a. Komposisi
seluruh tim antara lain :
Maksimun 11
pemain dalam setiap tim yang bertanding selama pertandingan
Setiap tim
mempunyai seorang penjaga gawang dalam lapangan atau bermain hanya dengan
pemain lapangan (field player)
b. Setiap tim
boleh bermain dengan :
Penjaga
gawang dengan hak istimewa menjaga gawang dengan mengenakan peralatan
pelindungan yang lengkap yang terdirinya sekurang-kurangnya perlindungan kepala
(headgear), perlindungan kaki menjaga gawang (legguard) dan pelindungan telapak
kaki penjaga gawang (kicker) dan kaos dengan warna yang berbeda-beda.
Penjaga
gawang dengan hak istimewa menjaga gawang dengan hanya mengenakan perlindungan
kepala (headgear) dan kaos dengan warna yang berbeda-beda.
Hanya pemain
lapangan (field player) dan tidak ada permainan dengan hak istimewa menjaga
gawang dengan ada satu permainan pun yang mengenakan perlindungan kepala atau
kaos dengan warna yang berbeda-beda
Tim boleh
mengganti antara pilihan-pilihan tersebut dalam melakukan pergantian
Setiap tim
diperbolehkan untuk mengganti
pemainnya sendiri yang tidak ada dilapangan
c Pergantian diperbolehkan setiap saat kecuali pada saat
dimulainya penalti corner (penalty
corner) sampai dengan selesai, selama waktu tersebut, pergantian pemain hanya
diperbolehkan untuk penjaga gawang petahan yang cedera atau dilarang bermain.
d. Tidak ada
pembatasan jumlah pemain yannng diperoleh untuk mengganti pada saat yang
bersamaan atau beberapa kali pemain tersebut diperolehkan untuk menggantikan
dan digantikan.
e. Pegantian
pemain hanya diperbolehkan yang digantikan telah meninggalkan lapangan
f. Pergantian
pemain tidak diperbolehkan untuk pemain yang sedang dilarang bermain
g. Setelah
menyelesaikan waktu larangan bermain, pemain tersebut diperbolehkan untuk
digantikan tanpa harus telebih dahulu kembali kelapangan
h. Seluruh
pemain lapangan (field player) harus meninggalkan atau memasukan lapangan untuk
tujuan pergantian dalam jarak 3 m dari garis tengah (center line) disatu sisi
lapangan yang telah disepakati oleh seluruh wasit.
i. Seluruh
penjaga gawang diperbolehkan untuk meninggalkan dan memasuki lapangan untuk
proses pergantian didekat gawang yang mereka jaga.
j. Waktu
pertandingan diberhentikan hanya untuk proses pergantian penjaga gawang yang
menggunakan peralatan pelindung yang lengkap tetapi tidak untuk prose
pergantian yang lain.
Untuk tujuan
pergantian pemain, penalti corner (penalty corner) berakir ketika :
a. Terjadinya
gol
b. Penyerang
melakukan pelanggaran
c. Bola
melintas keluar lebih dari dari 5 m dari daerah circle
d. Bola
melintas keluar dari daerah circle untuk yang kedua kalinya
e. Bola
dimainkan melewati garis belakang (back line) dan tidak dimerikan penalti
corner (penalty corner)
f. Pemain
bertahan melakukan kesalahan dan penalti corner (penalty corner) yang lain
tidak di berikan
g. Diberikannya
penalti stroke ( penalty stroke)
h. Diberikannya
bully
Jika diberikannya lagi penalti corner, pergantian
pemain tidak boleh dilaksanakan sampai dengan penalti corner tersebut telah
selesai
Seluruh
pemain lapangan (Field Player) yang meninggalkan lapangan untuk keperluan
perawatan cedera, penyegaran diri, untuk mengganti peralatan atau untuk
beberapa aslasan lainnya selain untuk pergantian pemain diperbolehkan untuk
kembali memasuki lapangan diantara daerah 23 meter
Tidak ada
seorangpun selain seluruh pemain lapangan (Field Player), seluruh penjaga
gawang dan seluruh wasit yang
diperbolehkan berada dilapangan pertandingan tanpa ijin dari wasit yang
bertugas
Seluruh
pemain yang berada didalam dan diluar lapangan pertandingan berada dibawah
wewenang seluruh wasit termasuk pada masa istirahat / pada waktu (Halt-Time).
Pemain yang
cedera atau mengalami pendaharahan harus meninggalkan lapangan pertandingan
kecuali adanya alasan medis yang mencegah hal tersebut dan tidak boleh kembali
lagi ke lapangan pertandingan sebelum lukanya benar-benar telah tertutup
seluruh pemain tidak boleh menggunakan pakaian / Costum yang ternoda darah
2.2 Pertandingan Dan Hasil
Pertandingan
terdiri dari 2 babak masing-masing selama 35 menit dan masa istirahat/paruh
waktu selama 5 menit
Tim yang
paling banyak menciptakan gol menjadi pemenangnya: jika tidak ada gol yang
diciptakan atau jika kedua tim menciptakan gol yang sama dengan jumlah yang
sama, pertandingan dinyatakan seri
2.3 Mulai dan dimulainya kembali pertandingan
Sebuah koin
diundi, tim yang menang undian dapat memilih posisi gawang untuk menyerang
dibabak pertama dari pertandingan tersebut, jika tim yang menang undian memilih
posisi gawang untuk menyerang di babak pertama dari pertandingan tersebut
Pergantian
arah pemain pada babak kedua pertandingan
Pukulan
tengah (center pass) dilakukan untuk memulai pertandingan yang dilakukan oleh
seorang pemain dari tim yang menang undian untuk memulai kembali pertandingan
semasa istirahat, oleh seorang pemain dari tim yang tidak melakukan pukulan
tengan (center pass) untuk memulai pertandingan dan setelah terjadinya gol oleh
pemain dari tim lawan yang kemasukan/diberikan gol
Pada saat
pelaksanaan pukulan tengah (center pass) yaitu dilaksanakan ditengah lapangan,
diperbolehkan untuk memaikan bola kesegala arah, semua pemain selain pemain
yang melakukan pukulan tengah (center pass) harus berada di sisi tengah bagian
lapangan yang termasuk gawang
Bully
dilakukan untuk memulai kembali suatu pertandingan ketika waktu atau pemain
telah diberhentikan karena terjadinya kecelakaan atau alasan lain dan tidak
dikenakan penalti / hukuman
Pukulan bebas
(free hit) yang di lakukan oleh petahan dalam jarak 15meter di depan bagian
tengah garis gawang (goal line) untuk memulai kembali pertandingan ketika
penalti stroke telah di slesaikan dan tidak ada gol yang telah di ciptakan atau
di berikan.
2.4 Tata Cara Bermain ; Pemain
Lapangan
tidak lebih dari sebelas orang setiap tim pada saat bersamaan,seluruh pemain
yang ada di dalam lapangan harus memegang stick masing-masing dan tidak
menggunakannya untuk cara yang berbahaya.
Seluruh
pemaintidak boleh memegang atau menyentuh dan menggangu pemain lainnya atau
stick mereka dan pakaian mereka
Seluruh
pemain tidak boleh menakutnakuti dan menghalangi pemain lain
Seluruh
pemain tidak di
perkenakan memainkan bola
dengan bagian belakang stick
Seluruh
pemain tidak boleh menggunakan bagian apapun dari stick ketika bola berada
lebih tinggi dari bahu kecuali untuk petahan yang menghentikan atau membelokan
arah (deflect) pukulan ke arah gawang untuk ketinggian apapun
Seluruh pemain
tidak boleh memainkan bola dengan cara yang berbahaya atau dengan suatu cara
yang dapat mengarah pada permainan yang berbahaya
Seluruh
pemain tidak boleh dengan sengaja mengangkat bola dengan melakukan gerakan
memukul (hit) kecuali melakukan pukulan ke arah gawang
Seluruh
pemain tidak boleh mendekat sampai dengan jarak 5 meter dari lawan yang sedang
menerima bola naik yang akan mendarat, sampai akhirnya bola tersebut telah
diterima, terkontrol dan berada diatas permukaan lapangan.
Seluruh
pemain lapangan (field player) tidak boleh menghentikan, menendang, mendorong,
menngambil, melempar atau membawa bola dengan mengunakan bagian apapun dari
badan mereka.
Seluruh
pemain tidak boleh menghalangi lawan yang sedang berusaha untuk memainkan bola.
Seluruh
pemain tidak boleh melakukan gerakan menghadang (tackle) kecuali dalam posisi
memainkan bola tanpa melakukan kontak badan.
Seluruh
pemain tidak boleh dengan sengaja memasuki gawang yang sedang dijaga oleh lawan
mereka atau berlari ke belakang gawang.
Seluruh
pemain tidak boleh memaksa lawan untuk melakukan kesalahan.
Seluruh
pemain tidak boleh mengganti tongkat pemukul pada saat diberikannya dan sampai
diselesaikannya penalty corner kecuali apabila stick tersebut sudah tidak lagi
meemenuhi spesifikasi tongkat pemukul
Seluruh
pemain tidak boleh melempar benda apapun atau peralatan ke arah lapangan, ke
arah boal, ke arah pemain lainnya, wasit atau orang lain.
Seluruh
pemain tidak boleh menunda permainan demi untuk mendapatkan keuntungan karena
terbuangnya waktu
2.5 Hukuman :
Keuntungan :
Ulurkan satu lengan setinggi-tingginya dari bahu kearah tim yang mendapatkan keuntungan
Pukulan
bebas : Tunjukan arah dengan satu lengan secara horizontal
Pukulan
bebas sampai dengan 10 meter : Ulurkan satu lengan secara pertikal dengan
mengepalkan jari
Penalti
Corner : Kedua belah tangan menunjuk secara horizontal ke arah gawang
Penalti
stroke : Arahkan satu lengan ke arah titik pinalti stroke dan lengan yang lain
diarahkan ke atas, signal atau tanda ini juga menunjukan bahwa waktu
diberhentika
3.Sarana dan
Prasarana Olahraga Hoki
Lapangan permainan berbentuk empat persegi panjang,
dengan panjang 91,40 meter dibatasi oleh garis-samping (side-line) dan dengan
lebar 55,00 meter dibatasi oleh garis-belakang (back-line). Permukaan lapangan
permainan harus berlanjut (untuk membuat daerah “lari” (“run off”) dengan
minimum 2 meter dari garis-belakang [back- line] dan 1 meter dari garis-samping
[side-line] dengan tambahan tanpa halangan 1 meter dari setiap hitungan diatas
(jadi total 3 meter di belakang lapangan dan 2 meter di setiap sisi lapangan).
Ini adalah persyaratan minimum dengan masing-masing rekomendasi daerah adalah 4
tambah 1 meter dan 3 tambah 1 meter (jadi total 5 meter di belakang lapangan
dan 4 meter di setiap sisi lapangan).
Seluruh garis dan tanda lainnya :
a. garis-samping (side-line) : garis batas sepanjang
91,40 meter
b. garis-belakang [back-line] : garis batas sepanjang
55,00 meter
c. garis-gawang [goal-line] : bagian dari
garis-belakang [back-line] diantara tianggawang [goal-post]
d. garis-tengah [centre-line] : melintang di
tengah-tengah lapangan;
e. seluruh garis 22,90 meter melintang di lapangan
sepanjang 22,90 meter dari setiap garis-belakang [back-line] sebagaimana di
ukur di antara sisi terjauh dari setiap garis
f. seluruh garis sepanjang 300 mm yang ditandai di
luar lapangan pada setiap garis samping [side-line] dengan sisi yang lebih jauh
dari garis tersebut berjarak 14,63 meter dari dan paralel terhadap sisi bagian
luar dari garis-belakang [back-line]
g. seluruh garis sepanjang 300 mm yang ditandai di
luar lapangan pada setiap garis samping [side-line] dengan sisi yang lebih jauh
dari garis tersebut berjarak 5 meter dari dan paralel terhadap sisi bagian luar
dari garis-belakang [back-line]
h. seluruh garis sepanjang 300 mm yang ditandai di
luar lapangan pada setiap garis belakang [back-line] pada kedua sisi gawang
pada jarak 5 meter dan 10 meter dari sisi bagian luar dari tiang gawang
[goal-post] terdekat, sebagaimana diukur diantara sisi terjauh dari setiap
garis
i. seluruh garis sepanjang 150 mm yang ditandai di
luar lapangan pada setiap garis- belakang [back-line] pada jarak 1,83 meter
dari tengah garis-belakang [back-line], diukur diantara sisi terdekat dari
seluruh garis tersebut
j. seluruh titik penalti [penatly spot] dengan
diameter 150 mm ditandai di depan dari tengah bagian gawang dengan jarak 6,40
meter dari tengah titik penalti [penalty spot] ke sisi bagian dalam dari
garis-gawang [goal-line].
Seluruh circle :
- seluruh garis sepanjang 3,66 meter dan paralel
terhadap garis-belakang [back- line] ditandai di dalam lapangan dan sejajar
dengan bagian tengah dari garis- belakang [back-line]; jarak dari sisi bagian
luar dari garis sepanjang 3.66 meter ke sisi bagian luar garis-belakang
[back-line] adalah 14.63 meter
-seluruh garis ini terus berlanjut dalam lengkungan
yang tidak putus di kedua arah yang kemudian bertemu di garis-belakang
[back-line] dalam bentuk seperempat circle dengan bagian tengah dari sudut
depan bagian dalam tiang gawang [goal- post] yang terdekat
- seluruh garis sepanjang 3,66 meter dan lengkungan
disebut sebagai garis circle [circle-line]; seluruh ruang yang dilingkupi oleh
seluruh garis tersebut, termasuk seluruh garis tersebut, disebut circle
- seluruh
garis putus-putus [broken line] ditandai dengan sisi bagian luarnya berjarak 5
meter dari sisi bagian luar setiap garis circle [circle-line]; setiap garis
putus-putus [broken line] diawali dengan bagian yang penuh [solid section] di
bagian tengah atas garis circle [circle-line] dan setiap bagian yang penuh
[solid section] tersebut mempunyai panjang 300 mm dengan jarak renggang antara
bagian yang penuh [solid section] sepanjang 3 meter dalam tiang gawang
[goal-post] adalah 3,66 meter dan jarak dari sisi bagian terendah tiang
silang [cross-bar] ke permukaan lapangan adalah 2,14 meter .
Ruang diluar lapangan, dibelakang tiang gawang
[goal-post] dan tiang silang [cross-bar] dan dilingkupi oleh jaring, papan
samping [side-board] dan papan belakang [backboard] adalah lebar minimum 0,90
meter dari tiang silang [cross-bar] dan lebar minimum 1,20 meter dari permukaan
lapangan
Jaring dibuat oleh tali yang dirajut bercelah tidak
lebih dari 150 mm ukuran maksimum mata jaring adalah 45 mm
Alat yang dipakai saat permainan
antara lain, pemukul (stick), bola, dan pelindung tubuh (body protecter).
1). Pemukul
(stick)
Berat
sebuah stick mempunyai batasan tertentu. Beratnya tidak boleh kurang dari 12
ounces dan tidak melebihi 23 ounces untuk wanita dan 28 ounces untuk Pria.
Stick tersebut mempunyai bagian permukaan yang rata (flat face) di sebelah
kirinya, permukaan dari stick di sebelah kiri hingg sampai tempat pegangan (handle).
Kepala dari stick yang berada di sebelah bawah dari sambungan kurang lebih
ditengah batang stick haruslah terbuat dari kayu. Stick tersebut tidak boleh
dilekatkan, disambung atau dimasukkan logam atau sejenisnya, demikian pula
tidak dibenarkan adanya benda yang tajam atau benda-benda lain yang dapat
membahayakan. Ujung stick tersebut haruslah berbentuk lengkung. Stick pemain
yang biasa digunakan terbuat dari fibber, ada juga yang terbuat dari kayu, dan
bentuknya pun akan berbeda.
2).
Bola
- berbentuk bundar
- mempunyai keliling antara 224 mm dan 235 mm
- berat antara 156 gram dan 163 gram
- dibuat dari bahan apapun dan berwarna putih (atau
warna yang disetujui yang
- kontras dengan permukaan lapangan)
- keras dengan permukaan yang halus tetapi
diperbolehkan ada bagian yang tidak rata
- Berat bola tersebut sekurang-kurangnya minimum 5,5
ounces dan maksimum 5,75 ounces. Lingkaran 8 13/16 in. Minimum, 9 ¾ maksimum
Berat ; 5,50 oz minimum, 5,75 maksimum
3). Perlengkapan Penjaga Gawang
Pelindung tangan [Hand protector]
pelindung kaki penjaga gawang [legguard] :
masing-masing memiliki lebar maksimum 300 mm pada saat dikenakan di kaki
penjaga gawang
Tidak boleh memiliki tambahan yang menungkinkan untuk
tetap menahan tongkat
Masing-masing memiliki lebar maksimum 228 dan panjang
maksimum 355 mm
pada saat dibaringkan secara mendatar dengan permukaan
tangan menghadap keatas.
Shin Guards atau Pelindung kaki
Pelindung kaki Hoockey Berbeda dengan pelindung kaki sepak bola.
Shin guards hockey bentuknya lebih panjang, dari mata kaki hingga bawah lutut.
hal ini bertujuan untuk melindungi seluruh bagian bagian kaki pemain dari Bola Yang keras
Pelindung kaki Hoockey Berbeda dengan pelindung kaki sepak bola.
Shin guards hockey bentuknya lebih panjang, dari mata kaki hingga bawah lutut.
hal ini bertujuan untuk melindungi seluruh bagian bagian kaki pemain dari Bola Yang keras
Gum Sheeld atau pelindung gigi
Gum sheeld digunakan bertujuan untuk melindungi gigi dari terjangan bola yang keras
Gum sheeld digunakan bertujuan untuk melindungi gigi dari terjangan bola yang keras
Gloves
Gloves digunakan untuk melindungi tangan dan juga untuk mempererat genggaman pada stic
Gloves digunakan untuk melindungi tangan dan juga untuk mempererat genggaman pada stic
BAB III
PENUTUP
1.Kesimpulan
Olahraga
hockeymerupakan jenis cabang permainan dalam lapangan yang tidak terlalu besar
tetapitetap memiliki tata aturan tersendiri, dari segi formasi dan nama formasi
hampir sama dengan sepakbola. Dan olahraga hockey ini tidak terpaku dalam
satulapangan saja, olahraga ini dpat dilakukan diluar ruangan, dalam ruangan
maupundalam bentuk es yang padat sekalipun.
Hoki dilakukan
oleh 2 regu tiap regunya terdiri dari 11 orang pemain dengan salah satunya
menjadi penjaga gawang yang juga mempunyai hak istimewa menjaga gawang dengan mengenakan peralatan
pelindungan yang lengkap yang terdirinya sekurang-kurangnya perlindungan kepala
(headgear), perlindungan kaki menjaga gawang (legguard) dan pelindungan telapak
kaki penjaga gawang (kicker) dan kaos dengan warna yang berbeda-beda. Permainan hoki
terdiri dari 2 babak masing-masing
selama 35 menit dan masa istirahat/paruh waktu selama 5 menit
2.Saran
Unttuk mempromosikan oolahraga hoki sebaiknya
pemerintah mendukung untuk mengadakan sarpras yang memadai dan
mensosialisasikan olahraga hoki khususnya pada para pelajar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar