Olaharaga di masa Pandemi
Olahraga di tengah pandemi Covid-19 tidak mustahil dilakukan. Bahkan semestinya olahraga kian digiatkan untuk lebih menjaga kebugaran tubuh. Tubuh yang bugar dan sehat akan lebih sulit dimasuki virus karena daya tahan tubuh yang lebih kuat. Dibarengi dengan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, olahraga bisa memberikan manfaat besar bagi setiap orang.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun mengampanyekan #HealthyAtHome atau #SehatdDiRumah lewat kegiatan fisik di tengah pandemi. Menurut WHO, olahraga tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tapi juga mental.
Jumping Jack
Jenis olahraga ini bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun. Tak perlu pula peralatan khusus. Cukup dengan sepatu olahraga yang nyaman.
Manfaat: Menekan risiko penyakit jantung; menguatkan otot paha, betis, bokong, dan bahu.
Cara:
1. Berdiri dengan kedua kaki lurus dan kedua tangan di samping.
2. Melompat sambil melebarkan kaki dan kedua tangan ke atas hampir bersentuhan.
3. Melompat lagi sambil menurunkan kedua tangan dan mengembalikan kaki ke posisi semula
Lompat Tali
Mirip dengan jumping jack, jenis olahraga yang juga dikenal dengan nama skipping ini dilakukan dengan cara melompat. Bedanya adalah dibutuhkan peralatan berupa tali yang khusus untuk olahraga ini.
Manfaat: Meningkatkan koordinasi tubuh; menjaga kesehatan jantung; menguatkan otot kaki.
Cara:
1. Berdiri tegak dengan kedua tangan menggenggam gagang tali. Tali harus menggantung di belakang kaki.
2. Ayunkan tali menggunakan telapak dan pergelangan tangan melewati kepala.
3. Lompat ketika tali terayun menuju kaki.
Sit Up
Sit up adalah olahraga sederhana, tapi mesti dilakukan dengan cara yang benar. Ada beberapa cara melakukan sit up. Pilih yang paling nyaman.
Manfaat: Menguatkan otot perut; memperbaiki postur badan; meningkatkan fleksibilitas.
Cara:
1. Dalam posisi berbaring, tekuk lutut dengan telapak kaki menempel di lantai. Lebar kaki setara dengan pinggul.
2. Kedua tangan memegang bagian belakang kepala membentuk sudut.
3. Sambil membuang napas, dorong bagian atas tubuh ke atas hingga tegak.
4. Sambil menarik napas, balik ke posisi berbaring semula.
5. Saat melakukan sit up, pandangan harus lurus.
Yoga
Terdapat banyak gerakan yoga sebagai pilihan olahraga di tengah pandemi. Setiap gerakan memiliki tingkat kemudahan berbeda.
Manfaat: Menjaga kebugaran fisik dan psikis; memperbaiki postur tubuh.
Plank
Plank kelihatannya simpel. Tapi butuh upaya ekstra untuk konsisten melakukan gerakan olahraga ini.
Manfaat: Memperbaiki postur tubuh; meningkatkan fleksibilitas tubuh; memperkuat otot.
Cara:
1. Tubuh lurus menghadap lantai atau matras.
2. Topang tubuh dengan kedua lengan membentuk sudut 90 derajat. Siku dan ujung kaki menjadi tumpuan.
3. Posisi tubuh mesti lurus horizontal, tarik otot perut ke dalam.
4. Pertahankan posisi selama beberapa detik. Ulangi dan tingkatkan durasi plank secara berkala.
PEMANASAN DALAM OLAHRAGA
Olahraga merupakan
salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh. Dalam melakukan
kegiatan olahraga harus diimbangi pula dengan pemanasan terlebih dahulu.
Gerakan pemanasan berperan penting memberi persiapan bagi tubuh sebelum memulai
aktivitas. Kegiatan satu ini juga membantu kita terhindar dari berbagai
kemungkinan cidera. Masalahnya, beberapa orang / siswa sering mengesampingkan
dan tidak tahu manfaat dari setiap jenis pemanasan sebelum
olahraga.
Pemanasan dalam olahraga adalah
bentuk persiapan sekaligus tindakan preventif berupa pelatihan. Tujuannya tak
lain agar sendi, otot, tulang, maupun bagian lain lebih siap sebelum melakukan
olahraga sebenarnya. Ada banyak sekali manfaat pemanasan yang tidak bisa saya
jelaskan satu persatu. Maka dari itu sebelum berolahraga sangat penting
melakukan pemanasan terlebih dahulu.
secara garis besar ada berbagai jenis pemanasan
berbeda untuk setiap olahraga yang dilaksanakan. Misalnya gerakan pemanasan
olahraga berat seperti sepakbola, sprint, dan lari jarak pendek yang cenderung
bersifat aktif. Sedangkan kegiatan seperti senam lantai, senam irama, dan ping
pong hanya memerlukan pemanasan ringan saja.
Berdasarkan fakta, gerakan
pemanasan yang baik dan benar mampu meningkatkan kecepatan aliran darah, mencegah,
kram, dan kesleo saat berolahraga. Penelitian lebih lanjut pun membuktikan
bahwa pemanasan bisa membantu meningkatkan pertukaran oksigen yang ada pada
hemoglobin. Hal ini disebabkan oleh peningkatan daya detak jantung dan membuat
tubuh lebih siap melakukan pekerjaan. Setiap jenis pemanasan biasanya akan
disesuaikan pula dengan aktivitas yang akan dilakukan.
Jenis pemanasan sebelum olahraga yang pertama ialah jogging. Jogging ialah jenis pemanasan yang dilaksanakan dengan cara lari lari kecil sebelum melakukan olahraga sebenarnya. Jogging tersebut banyak digunakan untuk mengawali cabang olahraga manapun. Contohnya dalam pertandingan sepak bola, setiap pemain pasti melakukan pemanasan dengan lari lari kecil (jogging) di daerah pinggir lapangan.
Tidak hanya itu saja, biasanya para siswa disekolah
juga memulai kegiatan olahraga dengan melakukan lari lari kecil disekitar
lapangan. Pelaksanaan jogging tidak perlu membutuhkan waktu yang cukup lama.
Anda dapat melakukan pemanasan ini sekitar 2 sampai 3 putaran lapangan saja.
Jogging atau lari lari kecil memiliki manfaat untuk melenturkan otot otot
dibagian tubuh.
Jenis pemanasan sebelum olahraga ini memang populer
karena tingkat efisiensinya untuk atlet. Kegiatan diawali dengan pemanasan
ringan agar otot otot dalam tubuh menjadi lebih lentur serta mudah untuk
digerakkan. Pemanasan seperti jogging ini tidak membutuhkan alat alat khusus.
Anda cukup mengenakan baju olahraga. Kemudian melakukan gerakan lari lari kecil
disekitar area olahraga anda. Semua jenis olahraga dapat diawali dengan
pemanasan jongging ini dan yang pasti manfaat yang didapatkan lebih maksimal
Jenis pemanasan sebelum olahraga selanjutnya ialah
atletik. Jenis pemanasan ini biasanya banyak dilakukan oleh siswa siswa
sekolah. Para siswa diminta untuk berpasangan, kemudian melakukan beberapa
gerakan atletik agar otot dan sendi tubuh tidak tegang. Gerakan atletik
bertujuan untuk melatih bagian tubuh kepala, tangan, kaki maupun bagian tubuh
lainnya.
Gerakan Pemanasan ini dilakukan dengan kurun waktu
yang cepat serta keefektifan kerjanya lebih baik dan sempurna. Karena
membutuhkan waktu yang cepat, maka setiap peserta melakukan satu jenis
pemanasan saja. Jenis pemanasan sebelum olahraga ini juga tidak membutuhkan
alat alat tambahan.
Jenis pemanasan sebelum olahraga ini biasanya
dilakukan oleh kelompok olahraga dengan jumlah yang banyak. Olahraga dengan
kategori yang besar memang sangat penting untuk melakukan penghematan waktu.
Hal tersebut dikarenakan jika pemanasan dilakukan peserta satu per satu akan
membutuhkan waktu yang cukup banyak juga. Pada umumnya pemanasan atletik
berguna untuk mengawali senam olahraga skala besar, olahraga sekolah dan
sebagainya.
Pemanasan Statis
Pemanasan statis merupakan
kegiatan untuk mengawali jenis olahraga yang bersifat statis juga. Jenis
pemanasan statis dilakukan dengan cara menggerakkan tubuh secara urut, mulai
bagian kepala hingga kaki. Apabila pemanasan ini memiliki waktu yang cukup,
biasanya melakukan penahanan gerakan agar otot otot diseluruh tubuh menjadi
terlatih dan siap menjalani rangkaian olahraga selanjutnya.
Jenis pemanasan statis lebih
mengutamakan untuk peregangan dan kelenturan otot. Maka dari itu tidak heran
apabila jenis pemanasan ini banyak dilakukan oleh instruktur fitness. Jenis
pemanasan sebelum olahraga tersebut memiliki beberapa manfaat seperti
memudahkan gerakan gerakan olahraga serta mencegah keram otot dan keseleo.
Pemanasan pasif hampir sama dengan pemanasan
statis. Namun untuk pemanasan pasif merupakan gerakan dari pemanasan statis
yang dilakukan oleh satu orang dengan tujuan membantu orang lain untuk
pelaksanaan pemanasan
. Gerakan pemanasan ini dilakukan dengan membantu
peserta lain karena pemanasan tidak dapat dilakuka sendiri.Contohnya gerakan pemanasan
hamstring yang pelaksanaannya tidak dapat sendiri. Didalam pemanasan ini
terdapat satu orang yang bertugas untuk mengangkat kaki anda. Pemanasan pasif
bertujuan untuk melatih otot agar tidak mudah lelah dan mengurangi kejang otot
ketika berolahraga.
Jenis pemanasan sebelum olahraga ini dilakukan dengan cara berpasangan agar dapat saling membantu dalam melakukan beberapa gerakan pemanasan. Dengan kata lain, pemanasan pasif berbeda dengan pemanasan lain. Didalam gerakannya terdapat pemanasan yang memang membuat otot tidak mudah sakit ketika melakukan olahraga. Jadi bagi anda yang memilih jenis pemanasan ini harus mempersiapkan tubuh dengan baik agar manfaat yang didapatkan lebih maksimal.
Pemanasan
Dinamis
Jenis pemanasan sebelum olahraga selanjutnya ialah pemanasan dinamis.
Pemanasan dinamis dilaksanakan dengan cara mengendalikan bagian kaki hingga
tangan. Kegiatan pemanasan dilakukan diseluruh bagian kaki dan tangan, kemudian
disertai penambahan kecepatan gerak secara perlahan lahan. Bagian bagian tubuh
yang melakukan gerakan pemanasan akan dibuat menjadi lebih cepat dan semakin
cepat lagi.
Pemanasan ini dapat dilakukan
dengan seluruh bagian tubuh sekaligus ataupun satu per satu bagian tubuh.
Pemanasan dinamis sangat cocok unutk jenis olahraga yang membutuhkan otot yang
lemas. Jenis pemanasan ini berguna untuk membuat otot tidak kaku dan lebih
lemas. Hal utama dalam pemanasan dinamis ialah menggerakkan seluruh bagian
tubuh dengan disertai bermain. Permainan ini dapat menggunakan alat maupun
tanpa alat. Untuk pemanasan dengan alat dapat menggunakan bola atau pun tali.
Jenis pemanasan sebelum olahraga selanjutnya ialah menggabungkan
pemanasan statis dengan dinamis. Gabungan dari pemanasan ini bersifat
menyenangkan dan tidak kaku. Maka dari itu untuk kategori pemanasan olahraga
yang menyenangkan dapat memilih jenis pemanasan ini. Untuk gerakan pemanasan
statis dilakukan dengan cara menggerakan bagian bagian tubuh dengan urut dari
kepala sampai kaki.
Kemudian gerakan tersebut ditahan agar otot- otot tubuh dapat terlatih dan lebih siap dalam melakukan olahraga. Gerakan statis ini lebih mengutamakan peregangan otot saja. Setelah itu untuk gerakan dinamisnya dilakukan dengan menggerakkan bagian tubuh disertai gerakan bermain. Untuk permainan dalam pemanasan dinamis dapat dibantu menggunakan alat maupun tanpa alat. Gabungan dari pemanasan statis dan dinamis akan memberikan manfaat yang cukup banyak.
Pemanasan
Balistik
Jenis pemanasan ini biasanya berguna untuk
mengawali olahraga yang bersifat refleksi. Dalam gerakan pemanasan balistik,
para peserta akan diminta untuk menggerakkan tubuh dengan melebihi batas normal
dengan maksud agar otot serta sendi lebih renggang. Gerakan gerakan ini juga
melatih bagian tubuh seperti kepala, kaki, tangan dan lain lain.
Jenis pemanasan balistik dilakukan dengan kurun
waku yang cepat serta sistem kerjanya juga lebih efektif. Pemanasan ini tidak
membutuhkan alat tambahan karena biasanya dilakukan oleh kelompok olahraga
besar. Hal utama dalam jenis olahraga besar ialah penghematan waktu.
Pemanasan Aktif Terisolasi
Jenis pemanasan ini juga dilakukan oleh pelatihan
olahraga bagi otot tubuh. Cara melakukan pemanasan aktif terisolasi ialah
menggerakkan bagian seluruh tubuh namun tidak urut, mulai dari kepala sampai
kaki. Pemanasan aktif terisolasi berguna untuk membuat tubuh lebih lentur dan
tenang. Sebelum melakukan gerakan ini, anda harus memahami tujuan dari
gerakannya terlebih dahulu. Baru kemudian melakukan gerakan sesuai dengan
posisinya.
Biasanya gerakan pemanasan aktif terisolasi banyak
dilakukan oleh terapi pijat, atlet maupun pelatih. Maka dari itu jenis gerakan
ini harus memiliki otot tubuh yang baik. Pemanasan aktif terisolasi lebih
berfokus pada kekuatan otot. Gerakan sebelum olahraga tersebut memiliki manfaat
yang cukup banyak seperti memudahkan gerakan gerakan olahraga, mencegah keram
otot dan keseleo.
Jenis pemanasan sebelum olahraga selanjutnya ialah
pemanasan isometrik. Tujuan dari pemanasan isometrik ialah meregangkan otot
otot tubuh. Anda dapat melakukan gerakan ini dengan cara penahanan peregangan
otot selama beberapa saat. Misalnya pemanasan dengan meminta seseorang untuk
mengangkat kedua tangan keatas dan memintanya untuk menahan gerakan tersebut
beberapa saat. Pemanasan isometrik juga sangat baik untuk melatih tendon,
ligamen dan otot tubuh sebelum melakukan olahraga sebenarnya.
Pemanasan
Propriosepsi Neuromuscular
Jenis pemanasan sebelum olahraga yang terakhir ialah pemanasan propriosepsi neuromuscular. Jenis pemanasan ini merupakan gabungan dari beberapa jenis pemanasan. Jenis pemanasan yang digabung tersebut meliputi pemanasan statis, pemanasan pasif dan pemanasan isometrik. Tujuan dari pemanasan propriosepsi neuromuscular ialah melenturkan seluruh bagian tubuh. Pemanasan ini sangat cocok untuk jenis olahraga yang membutuhkan fleksibilitas tinggi.
Demikianlah penjelasan mengenai jenis jenis
pemanasan sebelum olahraga. Pilihlah jenis pemanasan yang sesuai kebutuhan
olahraganya.