Kamis, 21 Oktober 2021

LARI

 Teknik berlari dapat diajarkan dengan meperkenalkan kunci ketangkasan yang berkaitan dengan unsur semua lomba-lari sprint yaitu, Reaksi, percepatan/akselerasi, kecepatan maksimum dan pemeliharaan kecepatan.

Butir-butir penekanan

Meningkatkan daya reaksi

Meningkatkan langkah frekuensi

Menambah panjang langkah

Latihan tambahan : Gerakan kaki, pelurusan badan, gerakan lengan,

Hal yang harus di hindari

Hanya erkonsentrasi beberapa latihan saja

Lari sprint dengan usaha tanpa variasi jarak

Kelelahan ketika berlari pada kecepatan maksimum

Kontak tumit ketika lari sprint.

Kapasitas kekuatan dan daya tahan pada atlet pemula/ remaja belum terina spenuhnya, Latihan dan tingkatan beban haruslah diperhitungkan dengan cermat.

Latihan dasar dan drill haruslah menjadi bagian dari hampir setiap sesi latihan terutama bagi sprinter.

Latihan dasar 1 : Drill tendangan tumit 1 x ulangan 20-30 m

Latihan dasar 2 : latihan mata kaki (agkling drill)

1 x ulangan 15 m.

Latihan dasar 3 : drill angkat lutut tinggi 1 x ulangan20 – 30 m

Latihan dasar 4 : Drill angkat lutut tinggi dengan kaki diluruskan 1 x ulangan 20-30 m.

LARI SPRINT

  

Fase deskripsi/Penjelasan

Tiap langkah terdiri dari suatu fase topang yang dirinci menjadi satu fase topang depan dan satu fase dorong., dan satu fase layang yang dirinci menjadi fase ayun depan dan satu fase pemulihan. Dalam fase topang badan pelari diperlambat (topang depan) kemudian dipercepat (fase dorong/drive).

Dalam fase layang kaki bebas mengayun mendahului badan sprinter dan diluruskan untuk persiapan sentuh tanah (ayunan ke depan) sedangkan yang paling akhirkaki topang dibengkokkan dan di ayun ke badan sprinter (pemulihan/recovery).


 

Untuk memperkecil hambatan saat sentuh tanah dan untuk memaksimalkan dorongan ke depan.

Sifat-sifat Teknis :

Mendarat pada telapak kaki(1)

Lututu kaki topang bengkok harus minimal pada saat amortisasi, kaki ayun dipercepat.(2)

Pinggang, sendi lutut dan mata kaki dari kaki topang harus diluruskan kuat-kuat pada saat bertolak.

Paha kaki ayun naik dengan cepat ke suatu posisi horizontal(3)

FASE LAYANG

 

Untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan untuk mempersiapkan suatu penempatan kaki yang efektif saat sentuh tanah.

Sifat Teknis

Lutut kaki ayun bergerak ke depan dan ke atas (untuk meneruskan dorongan dan menambah panjang langkah) (1)

Lutut kaki topang bengkok dalam pada fase pemulihan, untuk mencapai suatu bandul pendek(2)

Ayunan lengan aktif namun relaks.

Berikutnya kaki topang bergerak ke belakang, untuk memperkecil gerak menghambat pada saat sentuh tanah(3)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar