Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan,
Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
|
Lokasi
|
SMPN 2 MUSUK |
|
Lingkup
Pendidikan |
SMP Kelas VII |
|
Tujuan
yang ingin dicapai |
Memudahkan siswa dalam latihan bulutangkis |
|
Penulis
|
UKUL CHAMDANI,S.Pd |
|
Tanggal
|
28 November 2022 |
|
Situasi: Kondisi
yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk
dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. |
Kondisi
yang menjadi latar belakang masalah Siswa
SMP N 2 Musuk kelas 7 mayoritas belum pernah bermain bulu tangkis dengan
benar, bahkan masih ada yang belum memiliki raket. Guru
belum memanfaatkan TIK dalam pembelajaran dan Pemilihan metode pembelajaran belum sesuai. Praktik ini penting untuk dibagikan karena: 1. Praktik pembelajaran ini dapat memotivasi saya sendiri untuk mendesain pembelajaran yang kreatif dan inovatif 2. Praktik pembelajaran ini dapat memotivasi guru PJOK lainnya untuk mendesain pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan pendekatan lingkungan 3. Praktik pembelajaran ini dapat dijadikan referensi dan inspirasi guru PJOK lainya tentang bagaimana cara mengatasi permasalahan dalam pembelajaran bulu tangkis Yang menjadi peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini yaitu: Dalam praktik ini saya berperan dan bertanggung jawab sebagai guru PJOK dengan merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif sesuai dengan karakterisktik peserta didik sebagai upaya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. |
|
Tantangan : Apa
saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang
terlibat, |
Apa
saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? 1.
Rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran bulutangkis karena sarana dan prasarana belum mendukung 2.
Faktor guru dalam memilih model pembelajaran dalam proses pembelajaran belum
inovatif sesuai kebutuhan peserta didik 3.
Kurangnya pemanfaatan lingkungan
dalam
mengembangkan kreatifitas proses pembelajaran Siapa
saja yang terlibat 1.
Dosen pembimbing 2.
Guru pamong 3.
Guru PJOK 4.
Kepala sekolah 5.
Rekan sejawat 6.
Peserta didik |
|
Aksi : Langkah-langkah
apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang
digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber
daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini |
Langkah-langkah
apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang
digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat? Apa saja sumber
daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini? 1.
Meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran bulutangkis a.
Strategi yang dilakukan guru PJOK dalam meningkatkan motivasi belajar siswa
dengan mengembangkan alat bola/kok gantung. b.
Proses dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan melakukan
pendampingan pada peserta didik saat melakukan paraktik forehand
bulu tangkis menggunakan kok gantung c.
Sumber daya yang diperlukan yaitu internet, video pembelajaran, LCD
Proyektor, buku penjas kelas VII dan
kreatifitas pendidik. 2.
Pemilihan model pembelajaran inovatif a.
Strategi yang dilakukan guru PJOK dalam pemilihan model pembelajaran inovatif
dengan memahami karaterisktik peserta didik dan materi pembelajaran. Model
yang dipilih yaitu Problem based Learning (PBL) b.
Proses pemilihan model pembelajaran yaitu dengan mempelajari model-model
pembelajaran inovatif melalui kajian literatur ,kajian wawancara dan
karakteristik peserta didik. c.
Sumber daya daya yang diperlukan yaitu internet, buku model pembelajaran dan
buku penjas kelas VII 3.
Pemanfaatan TIK dengan optimal a.
Strategi yang dilakukan guru untuk mengoptimalkan pemanfaatan TIK yaitu
dengan mencoba berbagai teknologi yang menunjang dalam pembelajaran seperti
pemanfaatan LCD proyektor, power point, google form. b.
Proses dalam mengoptimalkan pemanfaatan TIK yaitu dengan menyiapkan materi
ajar ke dalam power point dan video pembelajaran yang nantinya akan
ditampilkan melalui LCD Proyektor c.
Sumber daya yang diperlukan dalam mengoptimalkan TIK adalah Laptop, youtube,
LCD Proyektor. |
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana
dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya
efektif? Atau tidak efektif? Mengapa?
Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang
menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang
dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut |
Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang telah
dilakukan yaitu: 1. Melakukan pendampingan dan demonstrasi yang dilakukan oleh guru PJOK
mampu meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri peserta didik dalam
melakukan praktik pukulan forehand bulu tangkis dan menjadi indikasi dalam
peningkatan motivasi belajar peserta didik. 2. Pemilihan model pembelajaran inovatif yaitu problem based learning (PBL)
dan aktivitas yang berpusat pada peserta didik dapat membantu dan
meningkatkan partisipasi aktif, pemahaman abad 21 (4C), dan dimensi profil
pelajar pancasila dalam pembelajaran menjadi salah satu indikasi motivasi
peserta didik meningkat. 3. Pemanfaatan TIK secara optimal dapat menjadi daya tarik bagi siswa
dalam proses pembelajaran dibuktikan dengan antusiasnya peserta didik ketika
pembelajaran didalam kelas. Bagaimana respon orang lain
terkait dengan strategi yang dilakukan? Respon peserta didik terhadap pembelajaran menggunakan media berbasis ICT
dan model pembelajaran PBL dengan pendekatan saintifik, TPACK dan bermain
sudah baik. Peserta didik tertarik, senang, aktif, dan paham dengan proses pembelajaran. Hal itu dapat dilihat dari hasil pengamatan dan evaluasi
pembelajaran. Apa yang menjadi faktor keberhasilan? Faktor keberhasilan pembelajaran yang telah dilaksanakan, baik di siklus
1 dan 2 sangat ditentukan oleh kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran
yang kreatif dan inovatif dalam hal pemilihan media dan model pembelajaran
yang dikembangkan dalam RPP/ modul ajar. |
RENCANA
TINDAK LANJUT
RTL-1
Dalam rangka Diseminasi pengembangan perangkat
pembelajaran, tentukan urutan Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan,
serta Pihak yang Terkait menggunakan format berikut.
Nama : Ukul Chamdani,S.Pd
Instansi :
SMPN 2 Musuk
Prodi :
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
|
Rencana kegiatan |
Waktu |
Tempat kegiatan |
Pihak yang terkait |
Keterangan |
|
RPP 1 |
10 November 2022 |
Kantor Guru |
Guru, GP dan Dosen |
Dilakukan setelah selesai kegiatan belajar mengajar (KBM) |
|
Bahan ajar |
10 November 2022 |
Kantor Guru |
Guru, GP dan Dosen |
Dilakukan setelah selesai kegiatan belajar mengajar (KBM) |
|
Media |
11 November 2022 |
Kantor Guru |
Guru, GP dan Dosen |
Dilakukan setelah selesai kegiatan belajar mengajar (KBM) |
|
LKPD |
11 November 2022 |
Kantor Guru |
Guru, GP dan Dosen |
Dilakukan setelah selesai kegiatan belajar mengajar (KBM) |
|
Instrumen |
11 November 2022 |
Kantor Guru |
Guru, GP dan Dosen |
Dilakukan setelah selesai kegiatan belajar mengajar (KBM) |
RTL-2
Dalam rangka
Diseminasi pembutan dan edit video praktik pembelajaran, tentukan urutan
Rencana Kegiatan, Waktu dan Tempat kegiatan, serta Pihak yang Terkait.
menggunakan format berikut.
Nama : Ukul Chamdani,S.Pd
Instansi :
SMPN 2 Musuk
Prodi :
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
|
Rencana kegiatan |
Waktu |
Tempat kegiatan |
Pihak yang terkait |
Keterangan |
|
Pembuatan skenario video RPP
1 |
13 November 2022 |
Kantor Guru |
Guru, GP dan Dosen |
Membuat tahapan-tahapan pembelajaran |
|
Latihan buat video |
14 November 2022 |
Ruang kelas VII dan Lapangan sekolah |
Guru, GP, Dosen dan Rekan sejawat |
Simulasi praktek mengajar dan kesiapan alat perekam video |
|
Rekaman video |
14 November 2022 |
Ruang kelas VII dan Lapangan sekolah |
Guru, GP, Dosen dan Rekan sejawat |
Mengambil video dengan bantuan rekan sejawat |
|
Editing video |
15-17 November 2022 |
Kantor guru dan rumah |
Guru, GP dan Dosen |
Melakukan editing video hasil dari pengambilan video |
|
Finalisasi video |
18-19 November 2022 |
Kantor guru dan rumah |
Guru, GP dan Dosen |
Menerima masukan dari guru pamong, dosen dan rekan sejawat
kemudian melakukan revisi terkait finalisasi video |
Bagus. Sangat bermanfaat
BalasHapus