ILMU GIZI OLAHRAGA
Dosen Pembimbing :
Endang Sri Hanani
Disusun Oleh :
Ukul Chamdani
(6101411114)
PENDIDIKAN
JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
UNIVERSITAS
NEGERI SEMARANG
2012
Tugas ke 1
MAKANAN
1. Apa
alasan “makan untuk hidup”?
ð Agar
dapat mempertahankan kelangsungan hidup.
2. Apa
yang di makan?
ð Makanan
yang mengandung zat-zat gizi yang di butuhkan oleh tubuh.
3. Zat-zat
gizi apa yang terkandung dalam makanan?
ð Zat-zat
yang terkandung dalam makanan adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin,
mineral, dan air.
4. Bagaimana
makanan yang memenuhi zat gizi?
ð Makanan
yang memenuhi zat gizi adalah makanan yang seimbang (balance nutrition)
5. Pola
makan yang bagaimana yang memenuhi gizi seimbang?
ð Pola
4 sehat 5 sempurna
-
4 sehat = nasi, lauk-pauk, sayur-mayur,
buah-buahan
·
Nasi atau makanan pokok sebagai sumber
hidrat arang
·
Lauk-pauk sebagai protein dan lemak
·
Sayur-mayur sebagai sumber vitamin dan
mineral
·
Buah-buahan sebagai sumber vitamin dan
mineral
-
5 sempurna = susu
·
Susu atau penggantinya sebagai sumber
protein tambahan yang bernilai tinggi
Makan untuk hidup
supaya dapat mempertahankan kehidupan,
setiap makhluk hidup akan membutuhkan makanan untuk dapat tetap bertahan
hidup. Manusia memerlukan makanan yang
diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan
melakukan kegiatan sehingga tubuh tetap sehat.
Dalam hal ini fungsi
dari makanan yang kita makan setiap hari, yaitu :
a. Untuk
memberikan tenaga atau energi pada tubuh makhluk hidup sehingga dapat melakukan
aktivitas sehari-hari.
b. Sumber
pengatur dan pelindung tubuh terhadap penyakit
c. Sumber
pembangun tubuh baik untuk pertumbuhan maupun perbaikan tubuh.
d. Sebagai
sumber bahan pengganti sel-sel tua yang usang dimakan usia.
e. Mengatur
metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan, misalnya keseimbangan air, dan
keseimbangan mineral didalam cairan tubuh.
f.
Makanan bergizi adalah
makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan tubuh. Makanan yang mengandung
zat-zat yang diperlukan oleh tubuh, , yaitu mengandung unsur-unsur hidrat arang
seperti : protein, lemak, vitamin, mineral, air, dan zat-zat penting lainnya.
Hidrat arang, protein dan lemak merupakan unsur-unsur gizi yang memegang peran
utama dalam setiap proses pencernaan, sedangkan unsur-unsur lain seperti vitamin
dan mineral berperan membantu proses metabolisme unsur-unsur gizi utama didalam
tubuh. .
g.
Kadar masing-masing unsur gizi tersebut dalam
setiap jenis makanan tidak ada yang sama, tetapi secara keseluruhan umumnya
setiap jenis makanan memiliki satu unsur gizi dominan.
Berikut zat-zat yang diperlukan tubuh.
1.
Karbohidrat,
berfungsi sebagai sumber tenaga.
Merupakan
senyawa organic yang melimpah di bumi dan berfungsi sebagai cadangan makanan ,
materi pembangun , serta sebagai bahan bakar. Karbohidrat tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O yang dibentuk dalam
proses fotosintesis oleh tumbuhan berhijau daun. Golongan karbohidrat antara
lain : gula, tepung, dan selulosa.
2. Protein, berfungsi untuk
pertumbuhan, perkembangan, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak.
Manfaat protein bagi tubuh kita
sangatlah banyak. Protein sangat mempengaruhi proses pertumbuhan tubuh kita.
Diantara manfaat protein tersebut adalah sebagai berikut:
·Sebagai enzim. Protein memiliki
peranan yang besar untuk mempercepat reaksi biologis.
·Sebagai alat pengangkut dan
penyimpan. Protein yang terkandung dalam hemoglobin dapat mengangkut oksigen
dalam eritrosit. Protein yang terkandung dalam mioglobin dapat mengangkut
oksigen dalam otot.
·Untuk Penunjang mekanis. Salah satu
protein berbentuk serabut yang disebut kolagen memiliki fungsi untuk menjaga
kekuatan dan daya tahan tulang dan kulit.
·Sebagau Pertahanan tubuh atau
imunisasi Pertahanan tubuh. Protein ini biasa digunakan dalam bentuk antibodi.
·Sebagai Media perambatan impuls
syaraf.
·Sebagai Pengendalian pertumbuhan.
3.
Lemak,
berfungsi sebagai sumber energi cadangan.
Adapun
fungsi lemak sebagai berikut :
1.
Sebagai penghasil energi ( 1 gram = 9,3 kalori )
2.
Pembangun bagian-bagian sel tertentu
3.
Pelarut beberapa vitamin, yaitu vitamin A, D, E, dan K
4.
Sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah
4. Vitamin,
adalah zat organik (dibuat oleh tanaman atau hewan). Vitamin adalah sekelompok
senyawa organik amina berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam
metabolisme setiap organisme,yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. berfungsi sebagai pengatur dan
pelindung tubuh (menjaga kesehatan). Berikut beberapa vitamin yang diperlukan
tubuh.
·Vitamin A, berfungsi meningkatkan
daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan mata.
·Vitamin B, berfungsi mencegah
penyakit beri-beri dan meningkatkan nafsu makan.
·Vitamin C, berfungsi mencegah
sariawan, gusi berdarah, dan bibir pecah-pecah.
·Vitamin D, berfungsi mencegah
penyakit rakhitis dan osteoporosis, membentuk tulang dan gigi.
·Vitamin E, berfungsi menyuburkan
rambut, menghaluskan kulit, dan mencegah kemandulan.
·Vitamin K, berfungsi membantu proses
pembekuan darah.
5. Air dalam tubuh berfungsi melarutkan zat-zat makanan,
melancarkan pencernaan, dan mengatur suhu tubuh. Air merupakan zat pelarut yang penting untuk
makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. Tubuh manusia terdiri dari 55%
sampai 78% air, tergantung dari ukuran badan, Agar dapat berfungsi dengan baik,
tubuh manusia membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi;
jumlah pastinya bergantung pada tingkat aktivitas, suhu, kelembaban,
dan beberapa faktor lainnya. Selain dari air minum, manusia mendapatkan cairan
dari makanan dan minuman lain selain air.
6. Mineral, adalah
elemen anorganik yang berasal dari tanah dan air dan diserap oleh tanaman atau
dimakan oleh hewan.
Mineral adalah nutrisi penting untuk pemeliharaan
kesehatan dan pencegahan penyakit. Berfungsi sebagai zat pengatur proses-proses dalam tubuh.
Berikut beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh.
·
Yodium,
berfungsi mencegah penyakit gondok.
·
Zat
besi, berfungsi membentuk sel-sel darah merah, mencegah penyakit anemia.
·
Kalsium,
berfungsi pembentukan tulang dan gigi.
Slogan
makan untuk orang Indonesia
4
sehat 5 sempurna
1. Makanan Pokok
2. Lauk-Pauk
3. Sayur-Mayur
4. Buah dan
5. susu
Maksud 4
sehat 5 sempurna
Pola
menu 4 sehat 5 sempurna adalah pola menu seimbang yang bila disusun dengan baik
mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Untuk
lebih rinci berikut akan diperjelas makanan Empat Sehat Lima Sempurna yakni
terdiri dari berbagai unsur makanan yang biasa dimakan orang setiap hari, yaitu
:
1. Makanan Pokok
Makanan utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk dapat mampu malakukan aktifitas sehari-hari. Contohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum / tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya.
Makanan utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk dapat mampu malakukan aktifitas sehari-hari. Contohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum / tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya.
2. Lauk-Pauk
Lauk pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. Misalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain.
Lauk pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. Misalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain.
3. Sayur-Mayur
Sayur-sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu siam, dan lain sebagainya.
Sayur-sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu siam, dan lain sebagainya.
4. Buah
Mirip dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contohnya yakni apel, manggis, markisa, kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya.
Mirip dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contohnya yakni apel, manggis, markisa, kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya.
5. Susu
Susu sebagai pelengkap di mana tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau meminumnya. Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita. Karena pada susu ini adalah penyempurna atau makanan plus tambahan sebagai ending dari ke-empat makanan di atas, akan dibahas secara lebih rinci beberapa susu yang sangat penting untuk diketahui sehingga tidak asal-asalan memilih susu sebagaimana keperluan atau kebutuhan .
Susu sebagai pelengkap di mana tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau meminumnya. Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita. Karena pada susu ini adalah penyempurna atau makanan plus tambahan sebagai ending dari ke-empat makanan di atas, akan dibahas secara lebih rinci beberapa susu yang sangat penting untuk diketahui sehingga tidak asal-asalan memilih susu sebagaimana keperluan atau kebutuhan .
|
Dosen
|
Mahasiswa
|
|
|
|
Tugas
ke 2
RUANG
LINGKUP ILMU GIZI
Kata “gizi” berasal dari bahasa Arab “ghidza” yang
berarti makanan.
Dengan demikian, di satu sisi ilmu gizi
berkaitan dengan makanan, sedangkan
di
sisi yang lain berkaitan dengan tubuh manusia.
Ilmu Gizi (Nutrience Science) adalah ilmu
yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan
kesehatan optimal/ tubuh.
Ilmu Gizi
Olahraga adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara pengelolaan makanan
dengan kinerja fisik yang bermanfaat untuk kesehatan, kebugaran, pertumbuhan anak
serta pembinaan prestasi olahraga.
Ilmu Gizi Olahraga adalah ilmu tentang makanan dan
hubungannya dengan kesehatan dan aktivitas fisik. Olahragawan harus mempunyai
gizi yang sesuai untuk memperoleh kesehatan optimum dan kemampuan fisik
sehingga memungkinkan mereka untuk bertahan dalam latihan fisik yang keras dan
mampu mempertahankan penampilan yang baik selama pertandingan. Pengertian dari
gizi yang tepat adalah mengkonsumsi makanan dan cairan dalam jumlah memadai
untuk menyediakan 6 nutrisi :
1.Karbohidrat (50-55%)
disimpan dalam otot yaitu dalam bentuk glikogen .
2.Lemak (20-30 %)
3.Protein (15-20%)
4.Mineral dan garam –garaman
5.Vitamin
6.Air 10% (air tidak di simpan dalam tubuh)
Kesehatan Gizi
Kesehatan dan gizi dapat diartikan
sebagai suatu hal yang mendatangkan sehat atau kebaikan dengan diberikan zat
makanan yang dibutuhkan tubuh.Tingkat kesehatan gizi terbaik adalah kesehatan
gizi optimum (eunutritional state).Dalam kondisi ini jaringan jenuh oleh semua
gizi tersebut. Tubuh terbebas dari penyakit dan mempunyai daya kerja dan
efisiensi yang sebaik-baiknya, tubuh juga mempunyai daya tahan yang
Tinggi,Tingkat kesehatan gizi sebagai hasil konsumsi berlebih , adalah
kesehatan gizi lebih (overnutritional state), kondisi ini mempunyai tingkat
kesehatan gizi yang lebih rendah meskipun berat badan lebih tinggi dari berat
badan ideal (overweight).Bila berat badan melebihi 20% pada wanita dan 15% pada
pria adalah obesitas.pada penderita obesitas kapasitas dan efisiensi kerja
menurun dan daya tahan tubuh juga menurun , yang tampak pada morbiditas serta
moralitas yang meningkat.
Kesehatan gizi masyarakat tergantung pada tingkat konsumsi
makanan. Tingkat konsumsi makanan ditentukan oleh kualitas serta kuantitas
hidangan. Susunan hidangan harus memenuhi kebutuhan tubuh, baik dari sudut
kualitas maupun kuantitasnya. Konsumsi yang kurang baik kualitasnya maupun
kuantitasnya akan memberikan kondisi kesehatan dan gizi yang tidak seimbang
sehingga akan muncul berbagai penyakit, di antaranya penyakit gizi lebih
(obesitas), penyakit gizi kurang, penyakit metabolik bawaan, dan penyakit
keracunan makanan.
Sumber Bahan Makanan
Bahan makanan sering juga disebut bahan pangan dan dalam perdagangan
disebut komoditi pangan. Dalam susunan hidangan Indonesia, berbagai jenis bahan
makanan dapat dikelompokkan ke dalam:
1. Bahan makanan pokok
Bahan makanan pokok dianggap yang terpenting dalam susunan hidangan
makanan Indonesia. Bahan makanan pokok merupakan sumber utama kalori atau
energi, sering pula bahan makanan pokok itu memberikan iuran penting terhadap
konsumsi protein bila termasuk golongan serealia.
2.Bahan makanan lauk pauk
Mencakup bahan pangan lauk (ikan, daging). Bahan makanan ini
merupakan sumber utama protein di dalam hidangan. Protein ada dua yaitu protein
hewani dan nabati. Yang tergolong hewani adalah daging, ikan, telur. Yang
termasuk nabati adalah jenis kacang-kacangan seperti kacang kedele dan hasil
olahannya misalnya tahu, tempe.
3. Bahan makanan sayur dan bahan
makanan buah
Ini termasuk nabati. Sayur merupakan berbagai bagian tumbuhan
seperti daun, akar, batang, bunga, dan buahnya yang masih muda. Buah biasanya
sudah matang/tua. Buah sebagian besar dimakan mentah dan disebut buah cuci
mulut. Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral. Ada beberap buah
penghasil energi cukup besar yaitu nangka muda , sukun, pisang, sawo dan
alpukat.
Cara Pengolahan dan Penyimpanan Makanan
Karbohidrat
Biasakan
anak mengonsumsi beragam sumber karbohidarat, seperti beras merah, kentang,
ubi, singkong, mi, bihun maupun jagung.
Cara memasak:
Cara memasak:
- Beras putih, ditanak atau ditim, yang penting, beras dimasak sampai matang dengan air secukuppnya agar tergelatinasi sempurna (pulen).
- Beras merah sebaiknya dicampur dengan beras putih agar pulen, karen aberas merah lebih keras.
- Jagung direbus dengan sedikit air sekiar sepuluh menit, kemudian di olesi mentega, garam dan gula.
- Ubi, dikukus dan dibuat pure (dihaluskan).
Protein
Bisa didapat dari berbagai makanan: daging-dagingan,
ikan-ikanan, hati, udang, kerang, tempe dan tahu. Pilih sumber protein yang
mudah, murah, enak maupun berkualitas tinggi adalah telur.
Cara memasak:
Cara memasak:
- Telur. Ketika menggoreng jangan sampai warnanya kecokelatan karena kadar gizinya akan berkurang. Yang terbaik, telur direbus sampai matang (7-8 menit) atau masak cepat, menggunakan sedikit minak dan bisa dicampur dengan sayuran yang diiris halus.
- Ayam. Cara terbaik, adalah dikukus untuk campuran soto, ditumis sebagai campuran cap cay, disup, digoreng sebentar setelah dibumbui (diungkep) atau digoreng sejenak menjadi ayam pop. Jangan lupa, buang kulit ayam karena mengandung minyak jenuh.
- Daging-dagingan. Protein pada daging justru harus dimasak dengan baik. Namun agar zat besi zat besi tdak terbuang, daging jangan dimasak kelewat lama. Sebaiknya ditim atau ditumis, karena itu potong-potong tipis-tipis atau dicincang. Berbagai olahan daging seperti bakso dan sosis, proteinnya tidak sebaik daging segar. Selain itu juga mengandung zat aditif sehingga jangan terlalu sering dikonsumsi. Memasak bakso dan sosis sebaiknya ditumis, disup atau sebagai campuran cap cay dan bihun goring. Jangan digoreng karena akan menambah kadar lemak yang sudah tinggi.
Vitamin dan Mineral
Banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan. Semakin hijau
waran sayuran, makin banyak vitaminya. Semakin kuning, merah, atau biru warna
daging buah, vitaminya semakin kaya.
Cara memasak sayur:
Cara memasak sayur:
- Vitamin A,D,E,K (terdapat pada bayam, wortel, daun singkong, kangkung, kacang panjang, katuk, sawi, jagung) larut dalam lemak. Jika dimasak bersama minyak goreng, seperti ditumis, jangan terlalu lama sebab vitaminnya akan habis.
- Vitamin C, B1, B2, B5, B12 (terdapat pada daun singkong, katuk, melinjo, sawi, kentang, seledri, kucai, kacang panjang, kol. Tomat) larut dalam air, karena itu jika direbus atau disup, jangan terlalu lama sebab vitamin akan habis.
- Rahasia merebus sayuran: masukkan sayur saat air sudah mendidih, bubuhi garam, angkat.
- Direbus maupun ditumis, pastikan sayur masih berwarna hijau, segar dan batangnya masih renyah.
- Hampir semua sayuran, khususnya bayam, harus langsung dimakan setelah dimasak. Jangan tunda lebih dari dua jam. Selain vitaminnya rusak, dikhawatirkan ada reaksi kimia yang menyebabkan sayur tidak layak dimakan.
Cara mengolah buah:
- Agar vitamin utuh sebaiknya buah dimakan langsung. Jika dijus, seratnya akan hilang, jika disetup, vitamin berkurang saat dipanaskan. Diolah menjadi es buah baik, tetapi kadar gula menjadi tinggi.
- Beberapa buah akan lebih banyak vitaminnya jika dimakan dengan kulitnya, seperti apel, pir dan anggur. Tetapi jika Anda khawatir terhadap sisa pestisida pada kulit apel, sebaiknya dikupas saja.
Menyimpan Makanan
Konsumsi buah paling baik adalah saat sudah matang. Buah yang
terlalu matang mengandung lebih banyak gula, sehingga kadar indeks glikemiknya
(IG) lebih tinggi. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat karbohidrat
dicerna, masuk kedalam aliran darah, dan meningkatkan kadar gula darah.
Makanan dengan IG rendah masuk ke aliran darah secara perlahan dan
tidak terlalu cepat memicu respon insulin, sehingga membuat kadar gula darah
lebih stabil.
Ahli gizi, Judith Wills, penulis buku The Food Bible, menyarankan
untuk menyimpan buah, sayuran, dan salad dalam kondisi dingin dan gelap seperti
dalam lemari es atau pantry.”Cahaya dan panas akan merusak vitamin B dan C.
Menyimpan buah dalam mangkuk besar di atas meja sangat tidak disarankan,” ujar
Wills.
Dibekukan
Berlawanan dengan keyakinan pada umumnya, buah dan sayuran beku
kerap mengandung lebih banyak zat gizi daripada yang segar. Hal ini karena
pangan tersebut dibekukan segera setelah dipanen.
Asosiasi
konsumen di Inggris menguji sejumlah buah dan sayuran yang telah disiapkan
seperti kol brussel dan melon potongan dengan menggunakan kadar vitamin C
sebagai indikasi seberapa segar dan bergizinya makanan itu.
Mereka
menjumpai, beberapa di antaranya memiliki kurang dari setengah jumlah vitamin C
yang dikandung saat baru dipanen.
Direbus dan Dikukus
Selain membuat makanan terasa lebih enak, memasak akan melemahkan
struktur tumbuhan, membuat zat gizi sayuran labih mudah diserap tubuh manusia.
Sayang, beberapa metode pemasakan dapat secara negatif memengaruhi nilai
nutrusi itu.
Merebus sayuran
dapat menghiiangkan vitamin C dan beberapa vitamin B yang memang bersifat larut
air. Merebus dalam waktu lama juga dapat memengaruhi indeks glikemik makanan.
Menurut ahli diet, Nigel Denby, “IG dipengaruhi oleh zat pati
seperti amilosa dalam nasi. Zat pasti akan dipecah bila dimasak terlalu lama,
membuatnya lebih mudah dicerna dan gula dapat dilepaskan dengan cepat ke aliran
darah.” Mengukus mempertahankan zat gizi hingga sekitar 82 persennya.
Digoreng
Tak dipungkiri, menggoreng akan menambah kalori pada makanan. Meski
begitu, menggunakan minyak dalam jumlah moderat bisa menjadi cara menyehatkan.
Selain cepat matang juga meminimalkan kerusakan akibat panas. “Menggoreng akan
menahan vitamin B dan vitamin C yang larut air,” ujar Wills. Sayuran yang
tinggi karotenoid (kelompok antioksidan) lebih baik dimasak atau dimakan dengan
sedikit minyak. sementara wortel atau tomat baik bila ditumis.
Dipanggang atau Dibakar
Metode ini
merupakan alternatif yang lebih sehat ketimbang menggoreng. Menggunakan alas
memasak dengan rak secara khusus akan efektif terutama untuk daging olahan.
Wills setuju bahwa metode ini merupakan pilihan paling menyehatkan,
tetapi perlu ditekankan bahwa membakar makanan terlalu lama hingga menimbulkan
warna kehitaman bisa menghasilkan bahan kimia pencetus kanker.
Menggunakan Microwave
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa memasak menggunakan microwave
merupakan cara paling efektif untuk mempertahankan vitamin larut air seperti vitamin
C karena paparan panas berkurang dan sedikit air digunakan.
Sayang, hal ini dapat merusak antioksidan larut lemak. Sebuah
penelitian yang dimuat dalam Journal of The Science of Food and Agriculture
mengungkapkan, brokoli yang dimasak dengan microwave kehilangan antioksidan
hingga 97 persen.
Ditumbuk
Kentang tumbuk atau pure tidak hanya menambah kalori bila ditambah
susu dan mentega, juga meningkatkan indeks glikemik. Makanan yang dipecah
menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, juga dicerna lebih cepat. Bila sulit
menghindarinya, coba mencampurnya dengan jeruk.
Dipanaskan Kembali
Saat Anda memanaskan masakan untuk kedua kalinya, tak terelakkan
lagi, akan lebih banyak zat gizi yang rusak. Bila makanan perlu disimpan, Wills
menekankan harus didinginkan dulu dan segera disimpan di lemari es atau
freezer. “Tutup dan simpan di tempat yang dingin. Vitamin B dan C akan
berkurang jika makanan dibiarkan hangat terlalu lama atau terlalu panas,”
ungkap Wills.
Konsumsi Mentah Ahli gizi Patrick Holford meyakini konsumsi makanan mentah seperti
wortel atau bit akan memaksimalkan kandungan gizinya karena antioksidan
sensitif terhadap panas dan air. Namun, ada efek sebaliknya dari mengonsumsi
makanan mentah. “Bisa sulit dicerna karena serat perlu dipanaskan supaya lunak.
Proses memasak juga membuat beberapa zat gizi lebih mudah tersedia seperti
likopen pada tomat,” ujarnya. Buah paling baik dikonsumsi mentah atau segera
dimakan di potong.
|
Dosen
|
Mahasiswa
|
|
|
|
Tugas ke 3
TABEL KALORI
Kalori adalah satuan unit yang digunakan untuk
mengukur nilai energi. Kandungan kalori dalam makanan tergantung pada kandungan
karbohidrat, protein dan lemak yang terdapat pada makanan tersebut. Lemak
menghasilkan kalori paling banyak, yaitu 9 kalori / gram. Sedangkan karbohidrat
dan protein mengandung 4 kalori setiap gramnya. Makanan yang mengandung banyak
lemak adalah makanan yang mengandung tinggi kalori. Sebaliknya, makanan yang
mengandung air tinggi seperti buah - buahan dan sayuran memiliki kadar kalori
yang rendah.
Berikut ini adalah daftar kalori makanan:
|
DAFTAR TABEL KALORI & UNIT
|
|||
|
Makanan Pokok Golongan A
|
|||
|
Nama Masakan
|
Berat (gr)
|
Kalori
|
Unit
|
|
|
|
|
|
|
Jagung
Rebus
|
250
|
90,2
|
1
|
|
Kentang
Rebus
|
200
|
166
|
2
|
|
Ketan
Putih
|
120
|
217
|
2,75
|
|
Ketupat
|
160
|
32
|
0,5
|
|
Lontong
|
200
|
38
|
0,5
|
|
Nasi Putih
|
100
|
175
|
2,25
|
|
Nasi Putih
Kentucky
|
225
|
349
|
4,25
|
|
Roti Tawar
Serat Tinggi
|
60
|
149
|
1,75
|
|
Singkong
Rebus
|
100
|
146
|
1,75
|
|
Talas
Rebus
|
100
|
98
|
1,25
|
|
Ubi Rebus
|
100
|
125
|
1,5
|
|
|
|
|
|
|
Makanan Pokok Golongan B
|
|||
|
|
|
|
|
|
Bubur
|
200
|
44
|
0,5
|
|
Crakers
|
50
|
229
|
2,75
|
|
Makaroni
|
25
|
91
|
1,25
|
|
Mie
Instant
|
50
|
168
|
2
|
|
Nasi Tim
|
100
|
88
|
1
|
|
Nasi Uduk
|
200
|
506
|
6,25
|
|
Roti Tawar
|
50
|
128
|
1,5
|
|
|
|
|
|
|
Makanan Pokok Golongan C
|
|||
|
|
|
|
|
|
Bihun
Goreng
|
150
|
296
|
3,75
|
|
Bubur Ayam
|
200
|
165
|
2
|
|
Bubur
Sum-Sum
|
100
|
178
|
2,25
|
|
Kentang
Goreng
|
150
|
211
|
2,75
|
|
Mie Goreng
|
200
|
321
|
4
|
|
Nasi
Goreng
|
100
|
267
|
3,25
|
|
Soun
Goreng
|
100
|
263
|
3,25
|
|
Spaghetti
|
300
|
642
|
8
|
|
Tape
singkong
|
150
|
260
|
3,25
|
|
Lauk Pauk Golongan A
|
|||
|
Nama Masakan
|
Berat (gr)
|
Kalori
|
Unit
|
|
|
|
|
|
|
Arsik
|
95
|
94,05
|
1
|
|
Ayam Bakar
Bumbu Kuning
|
100
|
129,4
|
1,5
|
|
Ayam
Panggang
|
100
|
164,3
|
3,25
|
|
Daging
Panggang
|
70
|
150
|
1,75
|
|
Ikan Mas
Pepes
|
200
|
143,5
|
1,75
|
|
Sambal
Goreng Tempe
|
50
|
116
|
1,5
|
|
Telur Asin
Rebus
|
75
|
138
|
1,75
|
|
Telur Ayam
Rebus
|
60
|
97
|
1,25
|
|
Udang
Rebus
|
100
|
91
|
1,25
|
|
|
|
|
|
|
Lauk Pauk Golongan B
|
|||
|
|
|
|
|
|
Ati Ayam Goreng
|
50
|
98
|
1,25
|
|
Ayam Pop
|
200
|
265
|
3,25
|
|
Bakso
Daging Sapi
|
100
|
260
|
3,25
|
|
Empal
Daging
|
100
|
147
|
1,75
|
|
Ikan
Bandeng Goreng
|
160
|
180,7
|
2,25
|
|
Ikan
Baronang Goreng
|
120
|
107,5
|
1,25
|
|
Ikan Bawal
Goreng
|
120
|
113,3
|
1,5
|
|
Ikan Ekor
Goreng
|
100
|
107,8
|
1,25
|
|
Ikan
Kembung Goreng
|
80
|
87,65
|
1
|
|
Ikan Lele
Goreng
|
60
|
57,5
|
0,75
|
|
Ikan Patin
Goreng
|
200
|
252,7
|
3
|
|
Ikan Selar
Goreng
|
40
|
63,75
|
0,75
|
|
Ikan
Tenggiri Goreng
|
60
|
85,3
|
1
|
|
Ikan Teri
Goreng
|
50
|
66
|
0,75
|
|
Ikan Tuna
Goreng
|
60
|
110
|
1,25
|
|
Kerang
Rebus
|
100
|
59
|
0,75
|
|
Macaroni
Schootel
|
50
|
177
|
2,25
|
|
Tahu Bacem
|
100
|
147
|
1,75
|
|
Telur Mata
Sapi
|
60
|
40
|
1,75
|
|
Tempe
Bacem
|
50
|
157
|
2
|
|
Tempe
Goreng
|
50
|
118
|
1,5
|
|
Tenggiri
Bumbu Kuning
|
90
|
94,4
|
1
|
|
Udang
Goreng Besar
|
80
|
68,25
|
3,25
|
|
|
|
|
|
|
Lauk Pauk Golongan C
|
|||
|
|
|
|
|
|
Abon Sapi
|
50
|
158
|
2
|
|
Ayam
Goreng Kecap
|
75
|
358,8
|
4,5
|
|
Ayam
Panggang
|
80
|
385,6
|
4,75
|
|
Chiken
Wing / Sayap Ayam
|
50
|
63,6
|
0,75
|
|
Daging
Balado
|
50
|
147
|
1,75
|
|
Dendeng
Balado
|
40
|
338
|
4,25
|
|
Gulai Ayam
|
100
|
165,3
|
2
|
|
Gulai Cumi
|
100
|
183
|
2,25
|
|
Gulai
Kepala Ikan Kakap
|
320
|
218,8
|
2,75
|
|
Gulai
Limpa
|
60
|
294
|
3,5
|
|
Gulai Tunjang
|
80
|
251
|
3
|
|
Ikan
Kembung Balado
|
125
|
236,7
|
3
|
|
Ikan Teri
|
50
|
213
|
2,75
|
|
Kakap
Goreng Tepung
|
80
|
119
|
1,5
|
|
Kakap
Panir
|
75
|
220
|
2,75
|
|
Keripik
Tempe
|
25
|
68
|
0,75
|
|
Meat Ball
/ Daging Cincang Bulat
|
50
|
168
|
2
|
|
Ayam
Kentucky Paha Atas
|
150
|
194,5
|
2,5
|
|
Perkedel
Jagung
|
50
|
108
|
1,25
|
|
Perkedel
Kentang
|
50
|
123
|
1,5
|
|
Pu Yung
Hai
|
50
|
114
|
1,5
|
|
Rendang
Daging
|
75
|
285,5
|
3,5
|
|
Sate Ayam
|
100
|
466
|
6
|
|
Ayam
Kentucky Sayap
|
150
|
116
|
1,5
|
|
Semur Ayam
|
50
|
177,8
|
2,25
|
|
Sambal
Goreng Ati + Kentang
|
100
|
127
|
1,5
|
|
Sambal
Goreng Tempe Teri
|
150
|
276
|
3,5
|
|
Sambal
Goreng Ati Sapi
|
100
|
200
|
2,5
|
|
Sambal
Goreng Udang + Kentang
|
100
|
123
|
1,5
|
|
Sop Sapi
|
260
|
227
|
2,75
|
|
Tahu
Goreng
|
100
|
111
|
1,5
|
|
Tahu Isi
|
150
|
124
|
1,5
|
|
Tahu
Sumedang
|
100
|
113
|
1,5
|
|
Telur
dadar
|
75
|
188
|
2,25
|
|
Sayuran
Golongan A
|
||||
|
|
|
|
||
|
Nama
Masakan
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Acar Kuning
|
75
|
53
|
0,5
|
|
|
Bening Bayam
|
50
|
18
|
0,25
|
|
|
Cah Labu Siam
|
100
|
41,6
|
0,5
|
|
|
Sayur Asam
|
100
|
88
|
1
|
|
|
Sop Ayam Kombinasi
|
100
|
95
|
1,25
|
|
|
Sop Bayam
|
50
|
78
|
1
|
|
|
Sop Kimlo
|
100
|
104
|
1,25
|
|
|
Sop Mutiara Jagung
|
100
|
113
|
1,5
|
|
|
Asop Oyong Misoa
|
100
|
106
|
1,25
|
|
|
Sop Telur Putuh
|
100
|
116
|
1,5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Sayuran
Golongan B
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
Sayur Lodeh
|
100
|
61
|
0,75
|
|
|
Cah Jagung Putren
|
100
|
59
|
0,75
|
|
|
Cah Jkacang Panjang
|
100
|
72
|
1
|
|
|
Sop Oyong Telur Puyuh
|
100
|
134
|
1,75
|
|
|
Setup Kentang Buncis
|
100
|
95
|
1
|
|
|
Tumis Buncis
|
100
|
52
|
1,5
|
|
|
Tumis Daun Singkong
|
120
|
151
|
1,75
|
|
|
Tumis Kc. Panjang + Jagung
|
125
|
118
|
1,75
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Sayuran
Golongan C
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
Buntil
|
100
|
106
|
1,25
|
|
|
Gudeg
|
150
|
132
|
1,75
|
|
|
|
||||
|
Minuman
Golongan A
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
Nama
Minuman
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Te'h (Cangkir)
|
1
|
0,4
|
2,8
|
|
|
Kopi (Cangkir)
|
1
|
18
|
0,25
|
|
|
Juice Tomat (Gelas)
|
100
|
20
|
0,25
|
|
|
Juice Melon (Gelas)
|
150
|
35
|
0,5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Minuman
Golongan B
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
Es Kelapa Muda (Gelas)
|
100
|
42
|
0,5
|
|
|
Es Cendol
|
100
|
168
|
2
|
|
|
Susu Skim
|
15
|
54
|
0,75
|
|
|
Coca Cola Diet (Kaleng)
|
1
|
1
|
0
|
|
|
Dosen
|
Mahasiswa
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar